Karhutla yang terjadi di kawasan Pantai Matras, Sungailiat, Minggu (12/7/2026), (Foto:Damkar Bangka)
BANGKA – bangkatvnews.com – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangka, berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Pantai Matras, Sungailiat, Minggu (12/7/2026). Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam sehingga tidak meluas ke area sekitar.
Koordinator Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka, Zalfika Amya mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.55 WIB. Titik api diketahui membakar pohon akasia di kawasan Pantai Matras.
“Saat proses pemadaman berlangsung, petugas menghadapi kendala karena ada pohon akasia yang tumbang ke arah jalan akibat terbakar. Meski demikian, proses pemadaman tetap dapat dilakukan hingga api berhasil dipadamkan,” kata Zalfika, Senin (13/7/2026).
Setelah api di lokasi utama berhasil dipadamkan, Regu 3 Damkar melanjutkan penyisiran ke kawasan Jalan Vila Matras. Di lokasi tersebut, petugas menemukan kepulan asap dari tumpukan sampah dan langsung melakukan pemadaman, untuk mencegah api kembali membesar serta merambat ke lahan di sekitarnya.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang sengaja membakar lahan.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait. Akibat peristiwa tersebut, sekitar 0,5 hektare lahan terdampak kebakaran.
Sementara itu, seorang warga bernama Meza mengatakan, dirinya segera melaporkan kejadian tersebut karena khawatir api semakin membesar.
“Kami langsung melapor karena khawatir api membesar dan meluas hingga membakar hutan di sekitarnya. Karena itu, perlu penanganan cepat dari Damkar,” kata Meza.
Masyarakat diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat cuaca panas dan kering yang dapat memicu kebakaran lebih luas. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran atau pihak berwenang apabila menemukan titik api, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat, dan kebakaran tidak meluas ke kawasan hutan maupun permukiman.
