BANGKA – bangkatvnews.com – Sebanyak 170 santri baru Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, mulai mengikuti Pekan Pengenalan Pondok Pesantren (P4) atau Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda), Selasa (14/7/2026). Pada hari pertama, para santri diajak mengenal sejarah berdirinya pesantren, sekaligus meneladani semangat para pendirinya.
Ketua Yayasan Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Drs. H. Syaiful Zohri menegaskan, bahwa pesantren tidak hanya dibangun dengan fisik bangunan, tetapi juga oleh perjuangan, nilai, dan cita-cita para pendirinya.
Di hadapan santri baru jenjang MTs dan SMA, Syaiful memperkenalkan salah satu alumni angkatan pertama, Ustadz Iqbal Nursyamsi, yang kini mengabdi sebagai guru dan bendahara yayasan.
“Beliau adalah salah satu dari 64 santri pertama yang masuk pada tahun 2002. Kini beliau kembali mengabdi sebagai pendidik. Ini bukti bahwa pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat mencetak kader yang kembali membangun lembaga,” ujar Syaiful.
Ia juga menyebut alumni angkatan pertama lainnya, Ustadzah Khairunisa, yang kini dipercaya memimpin perpustakaan pusat Bahrul Ulum.
Syaiful menceritakan pembangunan Bahrul Ulum yang dimulai sejak 1999, atas gagasan menghadirkan pusat pendidikan Islam terpadu di Kabupaten Bangka. Ide tersebut lahir dari dorongan Drs. Abu Hanifah, yang saat itu menjabat Kepala Bappeda Kabupaten Bangka.
MTs Plus Bahrul Ulum mulai menerima siswa pada 2002, kemudian disusul SMA Plus pada 2006. Menurut Syaiful, keberadaan pesantren tidak hanya bertujuan mencetak lulusan berilmu, tetapi juga memberdayakan masyarakat.
“Anggaplah pesantren ini sebagai rumah kedua. Di sinilah kita belajar, tumbuh, dan menjadi satu keluarga besar,” pesannya kepada para santri baru.
Sementara itu, Kepala Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Ustadz Sukaryadi mengatakan, kegiatan P4 bertujuan membantu santri baru mengenal lingkungan pesantren, tenaga pendidik, serta budaya belajar yang akan mereka jalani.
“Melalui kegiatan ini kami ingin para santri lebih cepat beradaptasi, mengenal lingkungan pesantren, dan memahami nilai-nilai yang menjadi dasar pendidikan di Bahrul Ulum,” kata Sukaryadi.
Kegiatan P4 diikuti 170 santri baru dari jenjang MTs dan SMA, serta berlangsung hingga Sabtu, 18 Juli 2026. Selama sepekan, peserta akan mendapatkan materi tentang lingkungan pesantren, tata tertib, wawasan kebangsaan, hingga nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pendidikan di Bahrul Ulum.
