BANGKA BARAT – bangkatvnews.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Mentok mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik Idulfitri 2026. Salah satunya dengan mengumpulkan para operator kapal dalam rapat lintas sektoral guna memastikan kesiapan armada serta kelancaran pelayanan bagi para pemudik.
Selain kesiapan kapal, KSOP Mentok juga menyoroti masih banyaknya calon penumpang yang belum memahami sistem pembelian tiket secara online. Kondisi ini kerap memicu antrean panjang di kawasan pelabuhan saat musim mudik.
Kepala KSOP Kelas IV Mentok, Zefli Agustian, mengatakan rapat lintas sektoral ini dilakukan untuk memastikan seluruh operator kapal dan armada siap melayani lonjakan penumpang dari Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan.
“Kami ingin memastikan seluruh operator dan armada kapal benar-benar siap menghadapi arus mudik Lebaran 2026, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lancar dan aman,” ujar Zefli.
Menurutnya, persoalan klasik yang hampir setiap tahun terjadi adalah masih banyak calon penumpang yang datang ke pelabuhan tanpa membeli tiket secara online terlebih dahulu. Hal tersebut seringkali menyebabkan antrean panjang di area pelabuhan.
“Masih banyak calon penumpang yang belum memahami sistem pembelian tiket online. Hal ini sering memicu antrean di pelabuhan saat musim mudik, sehingga perlu terus dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Untuk melayani para pemudik, sebanyak 13 armada kapal Roro telah disiapkan di lintasan Mentok–Tanjung Api-Api. Dalam kondisi normal, kapal akan beroperasi sebanyak 9 trip per hari.
Namun apabila terjadi lonjakan penumpang atau penumpukan kendaraan di pelabuhan, jumlah keberangkatan kapal akan ditambah hingga 15 trip per hari.
Dengan kesiapan armada dan koordinasi lintas sektoral tersebut, KSOP Mentok berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang hendak menyeberang.(OK)
