Bangka Barat — bangkatvnews.com – Memasuki H-7 Idulfitri 1447 Hijriah, antrean kendaraan di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, mulai membludak hingga mengular ke jalan raya.
Penumpukan kendaraan memicu keluhan para sopir, terutama yang harus menunggu berhari-hari agar bisa menyeberang ke Pelabuhan Tanjung Api-Api.
Sejumlah sopir mengaku sudah dua hari menunggu di area buffer zone, namun belum juga mendapatkan tiket penyeberangan. Kondisi ini terjadi karena adanya pembatasan kendaraan tertentu, termasuk truk tronton.
Salah satu sopir truk, Imam, mengaku harus bersabar menunggu giliran menyeberang bersama puluhan kendaraan lainnya.
“Kami sudah dua hari menunggu di sini, tapi belum juga dapat tiket. Kendaraan juga terus berdatangan, jadi antreannya makin panjang,” ujar Imam.
GM ASDP Bangka, Agustinus Cahyo, menyebut penumpukan kendaraan terjadi karena berkurangnya kapal di lintasan Tanjung Kalian–Tanjung Api-Api.
Menurutnya, saat ini terdapat tiga kapal yang tidak beroperasi, sehingga berdampak pada berkurangnya daya angkut kendaraan dan penumpang.
“Saat ini ada pengurangan tiga unit kapal yang beroperasi di lintasan Tanjung Kalian–Tanjung Api-Api. Kondisi ini tentu memengaruhi kapasitas angkut, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan,” kata Agustinus.
Di tengah meningkatnya arus mudik, pihak ASDP mengimbau masyarakat agar membeli tiket penyeberangan sesuai jadwal keberangkatan.
Calon penumpang juga diminta datang ke pelabuhan mendekati waktu yang tertera pada tiket, guna menghindari antrean panjang dan penumpukan kendaraan di area pelabuhan.(Kis)
