PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Di tengah fase transisi dan transformasi ekonomi yang tengah berlangsung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (DPD APKLI) Kota Pangkalpinang mengajak para pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima untuk memperkuat ketahanan ekonomi serta meningkatkan partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Saat ini, kondisi ekonomi Bangka Belitung dinilai berada dalam situasi yang dinamis. Berbagai indikator makroekonomi menunjukkan performa yang cukup baik yang ditopang oleh sektor pariwisata, perdagangan, industri kreatif, hingga pengaruh pergerakan harga komoditas global. Namun demikian, dampak positif pertumbuhan tersebut dinilai belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh pelaku usaha di tingkat bawah.
Ketua DPD APKLI Kota Pangkalpinang, Februli, mengatakan para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima masih menghadapi sejumlah tantangan dalam menjalankan usaha, terutama akibat perubahan kebijakan ekonomi dan kondisi pasar yang terus berkembang.
“Kami mengajak seluruh pedagang kaki lima dan masyarakat Kota Pangkalpinang untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan serta menghindari penyebaran berita hoaks. Mari bersama-sama mendukung pembangunan dan menjaga semangat gotong royong demi kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Februli.
Menurutnya, kebijakan pengetatan suku bunga perbankan berdampak pada meningkatnya biaya modal kerja yang harus ditanggung pelaku usaha. Kondisi tersebut membuat para pedagang lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan bisnis maupun menjalin kerja sama dengan mitra usaha.
Meski demikian, DPD APKLI Kota Pangkalpinang menyatakan dukungannya terhadap berbagai kebijakan yang ditempuh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Sementaraitu, bendahara DPD APKLI Kota Pangkalpinang, Aryanto, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memperkuat ekonomi lokal dengan mendukung pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.
“Kami mengimbau seluruh pelaku UMKM dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran roda perekonomian. Hindari hoaks dan mari bersama-sama membangun perekonomian yang lebih baik dan lebih maju,” kata Aryanto.
Aryanto menilai salah satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan mengutamakan berbelanja di pasar rakyat serta lapak-lapak usaha mikro lokal. Langkah tersebut dinilai mampu membantu menjaga perputaran ekonomi di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi domestik.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, para pelaku usaha saat ini juga mulai melakukan berbagai strategi penyesuaian. Salah satunya dengan meningkatkan efisiensi operasional usaha serta memperketat anggaran komunikasi pemasaran guna menjaga likuiditas harian usaha tetap stabil.
DPD APKLI Kota Pangkalpinang berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Bangka Belitung dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya sektor usaha mikro dan pedagang kaki lima.
