Skip to content
Juni 15, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Photo
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen untuk Perkuat Rupiah
  • Ekonomi Bisnis
  • Photo

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen untuk Perkuat Rupiah

bangkatvnews Juni 10, 2026 2 minutes read
Cover-sp_2811926

JAKARTA – bangkatvnews.com – Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 0,25 persen menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan yang digelar pada Selasa (9/6/2026).

Selain BI-Rate, BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50 persen dan Lending Facility menjadi 6,25 persen.

Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk memperkuat nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan akibat gejolak ekonomi global, terutama dampak konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Selain itu, kebijakan tersebut juga ditujukan untuk menjaga inflasi tetap terkendali sesuai target pemerintah pada kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen pada 2026 dan 2027.

BACA JUGA:  Surplus Perdagangan Februari 2026 Meningkat, Topang Ketahanan Ekonomi

Dalam keterangannya, Bank Indonesia menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dalam beberapa pekan terakhir terjadi akibat tingginya ketidakpastian global, meningkatnya permintaan valuta asing di dalam negeri, serta keluarnya sebagian investasi portofolio asing dari Indonesia.

“Bank Indonesia memandang perlu mengambil langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi asing masuk ke Indonesia,” demikian keterangan BI.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, BI juga mengumumkan sejumlah langkah tambahan. Salah satunya adalah menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada berbagai tenor agar investasi di Indonesia lebih menarik bagi investor asing.

Selain itu, BI memberikan insentif berupa penurunan biaya transaksi lindung nilai atau hedging swap bagi investor asing sebesar 10 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat investor menempatkan dananya di Indonesia.

BACA JUGA:  Dari Kubah Timah, BEKISAH 2026 Kobarkan Kebangkitan Ekonomi Syariah

Bank Indonesia juga membuka kembali fasilitas repo atau pinjaman berbasis surat berharga bagi perbankan dengan tenor hingga 12 bulan. Kebijakan ini bertujuan menjaga likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan agar tetap memadai.

Di sisi lain, BI akan meningkatkan intensitas operasi moneter baik dalam rupiah maupun valuta asing. Upaya tersebut dilakukan melalui lelang SRBI yang lebih sering serta intervensi di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Bank Indonesia menegaskan koordinasi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan, akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sinergi kebijakan fiskal dan moneter dinilai penting guna mempertahankan kepercayaan investor, menjaga nilai tukar rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

BACA JUGA:  UU HKPD Berpotensi Tekan PPPK, DPRD Babel Minta Penundaan

Meski menghadapi berbagai tantangan eksternal, BI optimistis fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan mampu menghadapi tekanan ekonomi global yang masih berlangsung.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: APKLI Pangkalpinang Ajak Pedagang dan Masyarakat Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah
Next: BBM Naik Tengah Malam! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

BERITA TERKAIT

kl
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Pemerintah Siapkan Stimulus Atasi Dampak Kenaikan Harga Pertamax

bangkatvnews Juni 11, 2026
qw
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Photo

Kansar Pangkalpinang Borong Juara di Lomba Dayung Perahu Karet HUT Bhayangkara ke-80 Polda Babel

bangkatvnews Juni 11, 2026
kj
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Peristiwa

BBM Naik Tengah Malam! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

bangkatvnews Juni 10, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan mn 1
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan

Juni 3, 2026
Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 2
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026
Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 % nn 3
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 %

Mei 6, 2026
BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026 arief 4
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026

April 6, 2026
BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah

April 6, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews adalah portal berita digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar berbagai peristiwa di wilayah Kepulauan Bangka Belitung serta perkembangan nasional dan internasional. BangkaTVNews.com berkomitmen menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com