BANGKA BARAT – bangkatvnews.com – Lebih dari 20 rumah di dua desa tersebut mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun angin kencang merusak sejumlah pemukiman warga dan menimbulkan kepanikan.
Angin puting beliung itu sempat membuat panik warga setempat karena datang tiba-tiba dan memporak-porandakan atap rumah.
Salah satu korban, vatiawati, mengaku masih trauma dan panik saat angin menerjang rumahnya.
“anginnya itu kayak muter, asbesnya itu yang pecahannya itu serpihannya itu terbang mengejar kita, berlari ke arah sana dan asbes yang dari belakang itu langsung ambruk,” ujar vatiawati, korban di desa kelabat.
Korban lain, aslam, juga mengalami kejadian serupa dan berupaya menyelamatkan diri saat angin kencang melanda.
Ditambahkannya, saat kejadian angin secara tiba-tiba datang dan menerbangkan atap rumahnya yang terbuat dari asbes.
“sebelum hujan lebat itu ada angin puting beliung merobohkan tenda di samping warung, kemudian nyabuti asbes sekitar 30 keping. Untuk saat ini rumah masih bisa digunakan dalam kondisi darurat, tapi kalau hujan turun kami harus cari tempat yang aman untuk mengungsi,” kata aslam, korban di desa sekar biru.
Pascakejadian, warga bersama petugas langsung melakukan pembersihan dan memperbaiki rumah yang terdampak.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut.
