PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Semangat generasi muda dalam menjaga lingkungan terus tumbuh melalui gerakan bertajuk Youth for Mangrove. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak muda untuk berperan aktif dalam pelestarian ekosistem pesisir, khususnya mangrove.
Gerakan ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Para relawan memperkenalkan berbagai jenis mangrove serta teknik penanaman yang tepat sebagai langkah awal menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Selain itu, Youth for Mangrove juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, kampus, hingga sekolah. Upaya ini dilakukan untuk memperluas dampak gerakan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.
Para relawan yang terlibat tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga monitoring secara berkala guna memastikan mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan berkelanjutan.
Salah satu lokasi kegiatan berada di kawasan Jembatan Emas, Pangkalpinang. Area tersebut dipilih karena sebagian wilayahnya mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia, seperti penambangan.
Firmansyah, pegiat lingkungan di Pangkalpinang, mengatakan edukasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
“Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, tidak hanya penanaman tetapi juga perawatan yang berkelanjutan.” Ungkapnya
Sementara itu, Ketua Youth for Mangrove Bangka Belitung, Orie Fachridho Hermawan, berharap gerakan ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya agar lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kami berharap gerakan ini bisa menjadi contoh bagi generasi muda lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kelestarian mangrove.” tegasnya
Dengan semangat kolaborasi, gerakan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat pesisir.
