BELITUNG — bangkatvnews.com Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang melalui Unit Siaga SAR Tanjung Pandan melakukan operasi evakuasi medis darurat (medevac) terhadap seorang warga negara asing asal Amerika Serikat dari kapal pesiar MV Silver Cloud di perairan Selat Karimata.
Korban diketahui bernama Hebert John David (61), penumpang kapal pesiar yang sedang berlayar dari Singapura menuju Pulau Belitung. Korban dilaporkan mengalami kondisi darurat medis saat berada di atas kapal.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengatakan informasi tersebut diterima dari Basarnas Command Center pada Sabtu malam, 9 Mei 2026.
“Korban mengalami nyeri hebat dengan skala sembilan di bagian perut sebelah kiri. Sebelumnya korban juga mengeluhkan nyeri pada leher yang menjalar ke bahu kiri dan dada disertai kemerahan, sehingga nakhoda kapal segera meminta bantuan evakuasi,” ujar Mikel.
Setelah menerima laporan, Unit Siaga SAR Tanjung Pandan bersama Tim SAR Gabungan langsung melakukan persiapan evakuasi dan memantau pergerakan kapal menuju titik temu di perairan Pulau Lengkuas, depan Pelabuhan Tanjung Pandan.
Pada Minggu dini hari, Tim SAR Gabungan diberangkatkan menggunakan Kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas menuju lokasi kapal pesiar MV Silver Cloud.
Setibanya di lokasi, tim SAR berhasil merapat ke lambung kapal dan langsung berkoordinasi dengan nakhoda terkait proses pemindahan korban. Tim medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) turut melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban sebelum dievakuasi.
Korban kemudian dipindahkan ke RIB Basarnas sekitar pukul 05.00 WIB dan dibawa menuju Dermaga Tanjung Pandan. Setelah menempuh perjalanan laut sekitar 30 menit, korban akhirnya tiba dengan selamat di darat.
Selanjutnya korban langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju RSUD Belitung untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Komandan Tim Basarnas, Fernandus Nadapdap, mengatakan operasi evakuasi melibatkan sejumlah unsur gabungan.
“Kami menerima informasi dari BCC kantor pusat bahwa salah satu penumpang MV Silver Cloud membutuhkan medical evacuation. Selanjutnya Pos SAR Tanjung Pandan bersama tim SAR gabungan melakukan evakuasi dan membawa pasien warga Amerika tersebut ke Pelabuhan Tanjung Pandan untuk penanganan lebih lanjut di rumah sakit,” kata Fernandus.
Operasi evakuasi ini melibatkan personel Pos SAR Beltim dan USS Tanjung Pandan, Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, BKK Belitung, Imigrasi, KSOP Tanjung Pandan, BPBD Belitung, Damkar Belitung, hingga agen kapal terkait.
Basarnas Bangka Belitung juga mengimbau seluruh nakhoda dan agen pelayaran agar segera melaporkan kondisi darurat medis maupun kecelakaan laut kepada Basarnas atau kantor SAR terdekat.
Selain itu, masyarakat pelayaran diminta rutin memantau informasi cuaca dari BMKG sebelum dan selama pelayaran demi keselamatan bersama.
