BELITUNG – bangkatvnews.com – Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Hotmangaradja Pandjaitan, menilai jadwal penerbangan maskapai Scoot Airlines rute Singapura (SIN) – Tanjung Pandan (TJQ), Belitung, terlalu pagi. Ia berharap adanya penyesuaian jadwal agar lebih sesuai dengan kebutuhan penumpang, terutama dari sisi kenyamanan wisatawan dan pertimbangan bisnis.
Saat ini, penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat pukul 05.45 waktu Singapura (SGT). Menurutnya, jika secara bisnis memungkinkan, jadwal tersebut dapat dipertimbangkan untuk digeser ke waktu yang lebih ideal dengan tetap memperhatikan konektivitas penumpang dari dan menuju bandara.
“Kalau jadwal yang ada ini terlalu pagi dan secara bisnis memungkinkan untuk digeser, maka ada baiknya pihak terkait mempertimbangkan perubahan jadwal tersebut, dengan tetap memperhatikan jadwal penumpang dari bandara terdekat. Ini bagian dari service kenyamanan bagi turis, mulai dari penerbangan hingga proses imigrasi dan bea cukai agar memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan ke Belitung.”
Meski demikian, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menilai jadwal penerbangan yang lebih pagi justru memiliki nilai tambah tersendiri bagi sektor pariwisata daerah. Menurutnya, wisatawan yang tiba di Belitung masih memiliki waktu lebih untuk menikmati kuliner dan bermalam di daerah tersebut.
“Jadwal penerbangan yang dinilai terlalu pagi ini justru memiliki nilai jual untuk Belitung. Wisatawan yang akan bertolak ke Singapura bisa bermalam dan menikmati kuliner terlebih dahulu di Belitung.”
Sementara itu, penyesuaian jadwal penerbangan disebut tidak mudah dilakukan karena memerlukan koordinasi antar berbagai pihak, mengingat rute penerbangan yang melibatkan banyak destinasi wisata di Indonesia. Ke depan, Scoot Airlines juga dikabarkan akan membuka rute baru Singapura–Pontianak sebagai bagian dari pengembangan jaringan penerbangan internasional.
