BANGKA – bangkatvnews.com – Di tengah mencuatnya berbagai kasus korupsi yang menjadi perhatian publik di Indonesia, komitmen pemerintah dalam menindak pelaku korupsi tanpa pandang bulu mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Langkah penegakan hukum tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Dosen sekaligus Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pahlawan 12 Bangka Belitung, Dr. Widya Handini, menilai ketegasan Presiden Republik Indonesia dalam mendukung pemberantasan korupsi perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Saya ingin memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia atas ketegasan, upaya, dan komitmennya dalam pemberantasan korupsi yang tidak pandang bulu. Saya berharap hal ini bisa terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ujar Widya.
Menurutnya, pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan akademisi yang berperan menanamkan nilai-nilai integritas dan moralitas kepada generasi muda.
Widya mengatakan, penegakan hukum yang konsisten akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus menjadi fondasi dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Saya berharap tata kelola pemerintahan di Indonesia dapat benar-benar berlandaskan integritas dan moralitas, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap komitmen pemberantasan korupsi terus diwujudkan secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan efek jera kepada para pelaku, memperbaiki tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
