Para Gubernur Bank Sentral anggota EMEAP berfoto bersama usai pertemuan di Singapura. Foto: Bank Indonesia
JAKARTA – bangkatvnews.com – Para Gubernur Bank Sentral kawasan Asia Pasifik, yang tergabung dalam Executive Meeting of East Asia-Pacific Central Banks (EMEAP), sepakat memperkuat tata kelola penerapan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) di bank sentral. Kesepakatan ini diambil untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global sekaligus pesatnya transformasi digital di sektor keuangan.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam 31st EMEAP Governors’ Meeting di Singapura. Forum menilai, AI mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi dalam pelaksanaan tugas bank sentral, namun juga membawa risiko terhadap stabilitas sistem keuangan, sehingga memerlukan tata kelola, pengawasan, dan mitigasi risiko yang kuat.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, penerapan AI di Bank Indonesia dilakukan secara bertahap dengan memperkuat kualitas data, tata kelola, sumber daya manusia, serta pengembangan inovasi, tanpa mengabaikan aspek keamanan data dan infrastruktur strategis.
“Keberhasilan adopsi AI tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sinergi antara manusia, proses, dan tata kelola yang baik,” ujar Perry Warjiyo.
Selain membahas pemanfaatan AI, para gubernur juga menyoroti pentingnya memperkuat kerangka pengawasan, guna mengantisipasi risiko yang muncul akibat ketergantungan pada teknologi AI dan layanan komputasi awan (cloud computing), termasuk potensi risiko yang dapat menyebar antar lembaga keuangan maupun lintas negara.
Para anggota EMEAP juga sepakat meningkatkan kerja sama regional dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik terkait pengembangan tata kelola AI, penguatan ketahanan siber, serta penanganan penipuan digital yang semakin kompleks.
Melalui kesepakatan ini, negara-negara anggota EMEAP menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab, guna mendukung stabilitas sistem keuangan dan menghadapi tantangan ekonomi digital. Pertemuan EMEAP ke-32 pada tahun 2027, selanjutnya akan dipimpin oleh Bank Indonesia, sebagai wujud kepercayaan terhadap peran Indonesia dalam memperkuat kerja sama bank sentral di kawasan Asia Pasifik.
