BANGKA – bangkatvnews.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026, hanya mempertandingkan tujuh cabang lomba. Dua cabang lainnya, yakni seni kaligrafi dan kaligrafi digital, tidak diperlombakan karena keterbatasan anggaran, serta hasil evaluasi penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Tujuh cabang yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hifzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Hadits, dan cabang Hadits. Selain faktor anggaran, panitia juga memfokuskan pembinaan pada cabang-cabang yang dinilai masih perlu ditingkatkan, sebagai persiapan menghadapi MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Ketua Pelaksana MTQH Kabupaten Bangka, Budi Hamzah mengatakan, pengurangan jumlah cabang lomba juga didasarkan pada hasil evaluasi capaian Kabupaten Bangka, pada MTQH tingkat provinsi tahun sebelumnya.
“Berdasarkan hasil evaluasi tingkat provinsi tahun lalu, cabang yang sudah meraih juara pertama tidak kita lombakan lagi di tingkat kabupaten,” ujar Budi Hamzah.
Meski jumlah cabang yang dipertandingkan berkurang, antusiasme peserta tetap tinggi. Santri dan peserta dari seluruh kecamatan, tetap mengikuti seleksi sebagai bagian dari pembinaan, untuk membentuk kafilah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bangka di tingkat provinsi.
“Walaupun cabang lomba berkurang, minat peserta dari seluruh kecamatan tetap tinggi. Ini menunjukkan semangat masyarakat dalam mengikuti MTQH tidak menurun,” imbuhnya.
Pada MTQH Kabupaten Bangka Tahun 2026, Kecamatan Sungailiat berhasil keluar sebagai juara umum. Kontingen tersebut selanjutnya akan mewakili Kabupaten Bangka pada ajang MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Videonya Dapat Dilihat Di Sini
