Tim SAR Gabungan mengevakuasi empat remaja yang sempat tersesat di kawasan Bukit Maras, (Foto: Basarnas Pangkalpinang)
PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Empat remaja yang dilaporkan tersesat saat mendaki kawasan Bukit Maras menuju Air Terjun Maruyan, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian intensif sepanjang malam, Senin (29/6/2026) dini hari.
Operasi pencarian dimulai setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang menerima laporan dari salah satu korban pada Minggu (28/6/2026) malam. Saat itu, keempat remaja diketahui kehilangan arah ketika melakukan pendakian wisata menuju Air Terjun Maruyan.
Mereka berangkat sekitar pukul 10.00 WIB. Namun di tengah perjalanan, para remaja mengalami disorientasi medan, hingga tidak mampu menemukan jalur pulang. Dalam upaya menyelamatkan diri, mereka sempat mengikuti aliran sungai dengan harapan menemukan jalan keluar. Sayangnya, kondisi fisik yang semakin melemah membuat mereka memutuskan meminta bantuan.
Mendapat laporan tersebut, Basarnas Pangkalpinang langsung mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi yang berjarak sekitar 72 kilometer dari kantor Basarnas. Setibanya di kaki Bukit Maras pada Minggu malam, tim gabungan segera menggelar briefing taktis sebelum memulai operasi pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengatakan, tim memprioritaskan penyisiran di sepanjang jalur sungai karena berdasarkan informasi awal para korban sempat bergerak mengikuti aliran air.
“Para rescuer saat itu sudah berada di posko lapangan dan selesai melaksanakan koordinasi serta briefing taktis dengan seluruh unsur gabungan. Mengingat para korban sempat mengikuti aliran sungai, penyisiran difokuskan di sepanjang jalur vegetasi sungai tersebut,” ujar Mikel.
Operasi malam hari menghadapi tantangan berupa medan pegunungan yang cukup terjal dan jarak pandang terbatas. Untuk mendukung pencarian, tim menggunakan berbagai peralatan, mulai dari drone thermal, perangkat komunikasi, internet satelit Starlink, perlengkapan mountaineering hingga logistik medis darurat.
Setelah melakukan pencarian maraton, tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan keempat remaja pada Senin (29/6/2026) pukul 04.55 WIB, di sekitar lokasi terakhir yang diperkirakan (Last Known Position/LKP).
Tim membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir sejumlah jalur pendakian hingga akhirnya seluruh korban ditemukan menjelang subuh.
“Tim membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). Penelusuran dilakukan secara maraton melewati tiga pos pendakian, hingga akhirnya keempat korban berhasil ditemukan bersama bantuan warga,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tiga korban ditemukan dalam kondisi lemas akibat kelelahan, sementara satu korban mengalami cedera pada kaki kanan bagian bawah.
Tim kemudian langsung melakukan evakuasi. Tiga korban yang kelelahan dibawa menuju Posko Air Terjun Maruyan, sedangkan satu korban yang mengalami cedera dievakuasi ke Puskesmas Riau Silip untuk mendapatkan penanganan medis.
Dengan seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi ditutup.
“Mewakili unsur pimpinan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur potensi SAR gabungan yang telah bekerja keras hingga seluruh korban berhasil ditemukan dengan selamat,” tutup Mikel.
