PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap diwarnai penyebaran hoaks, disinformasi, hingga konten yang berpotensi memecah belah masyarakat, peran media massa dinilai semakin strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) III Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang digelar di Ruang OR Pemerintah Kota Pangkalpinang beberapa waktu yang lalu.
Pada forum tersebut, Bardian resmi terpilih sebagai Ketua SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2026–2030.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Bardian mengajak seluruh pengurus dan anggota SMSI, serta seluruh pemilik media siber di Bangka Belitung, untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menjaga persatuan serta menciptakan iklim pemberitaan yang menyejukkan.
Menurutnya, di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan dinamika nasional saat ini, media memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, sehingga tidak memicu keresahan maupun perpecahan di tengah masyarakat.
“Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta seluruh elemen masyarakat, untuk senantiasa menjaga persatuan, kerukunan, dan stabilitas sosial yang aman serta kondusif,” ujar Bardian.
Ia menegaskan, insan pers merupakan bagian dari komponen bangsa yang memiliki tanggung jawab besar, dalam menjaga kondusivitas daerah melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang.
“Sebagai insan pers dan bagian dari komponen bangsa, kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan menyejukkan, sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun perpecahan di tengah masyarakat,” katanya.
Selain mengingatkan insan pers, Bardian juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial maupun berbagai platform digital. Ia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Menurutnya, maraknya penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban Masyarakat, apabila tidak disikapi secara bijaksana.
SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menyatakan dukungan terhadap berbagai langkah pemerintah bersama aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah maupun nasional.
Bardian meyakini sinergi yang kuat antara pemerintah, media, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Bangka Belitung.
“Kami meyakini bahwa dengan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat, berbagai tantangan yang ada dapat dihadapi secara baik sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan produktif untuk mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Musprov III SMSI Babel juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi media siber di Bangka Belitung, agar semakin profesional, independen, dan mampu menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, sekaligus mitra strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di daerah.
