PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Seorang pemuda berinisial AY/ menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang tak dikenal di Kota Pangkalpinang. Peristiwa yang terjadi pada 11 Juli 2026 lalu itu, diduga dipicu pelaku yang tidak terima setelah ditegur korban karena memainkan gas sepeda motor hingga menimbulkan suara bising.
Aksi pengeroyokan tersebut terekam kamera pengawas di salah satu butik di Pangkalpinang. Dalam rekaman terlihat korban diserang secara bersama-sama, hingga mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa bermula saat korban sedang duduk santai di depan salah satu hotel di Pangkalpinang. Tak lama kemudian, seorang pengendara sepeda motor melintas sambil memainkan gas kendaraan hingga menimbulkan suara bising. Merasa terganggu, korban kemudian menegur pengendara tersebut.
Plh Kanit I Jatanras Polresta Pangkalpinang, Ipda Efran Putra Pratama, membenarkan awal mula kejadian tersebut.
“Korban sedang duduk di salah satu hotel di Pangkalpinang. Kemudian lewat seorang pemuda menggunakan sepeda motor sambil memainkan gas saat berkendara. Korban menegur, lalu terjadi cekcok mulut dan pelaku sempat menabrak kaki korban,” ujar Ipda Efran Putra Pratama.
Merasa tidak terima, korban kemudian berusaha mencari pelaku dan akhirnya menemukannya di sebuah butik. Namun situasi justru berbalik. Dua orang yang diduga merupakan rekan pelaku tiba-tiba datang dan langsung menyerang korban secara bersama-sama.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri hingga ke depan sebuah toko. Namun para pelaku terus melakukan penyerangan secara brutal. Selain memukul secara bersama-sama, para pelaku juga diduga menggunakan potongan kayu hingga menyebabkan korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
Ipda Efran mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
“Saat pelaku ditemukan korban, tiba-tiba datang teman-teman pelaku dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan menggunakan kayu. Saat ini kasusnya masih kami tangani dan kami masih melakukan penyelidikan serta pengejaran terhadap para pelaku,” pungkasya.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polresta Pangkalpinang. Polisi mengimbau para pelaku agar segera menyerahkan diri dan meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan para pelaku untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
