BANGKA BARAT, BANGKATVNEWS.COM — Aktivitas penambangan ilegal di kawasan Kelabat, Kabupaten Bangka Barat, kian meresahkan. Perkebunan sawit yang sebelumnya hijau dan produktif kini berubah menjadi lahan rusak akibat aktivitas tambang tanpa izin yang diduga berlangsung masif.
Sejumlah titik kebun dilaporkan mengalami kerusakan serius. Pohon-pohon sawit tumbang, tanah terkoyak, serta bekas galian terlihat jelas di lokasi. Diduga, alat berat sempat masuk dan digunakan dalam aktivitas tersebut tanpa hambatan berarti.
Rk (40), tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas penambangan kini dilakukan secara terang-terangan, tanpa rasa takut terhadap pengawasan maupun penindakan hukum.
“Kami hanya bisa melihat. Sawit dirusak, tanah digali, tapi tidak ada tindakan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Menurutnya, kondisi ini tidak lagi bisa dianggap sebagai aktivitas mencari nafkah semata, melainkan sudah mengarah pada perusakan yang merugikan pemilik kebun.
“Masih banyak tempat lain untuk mencari makan. Ini hak orang yang punya kebun, jangan dirusak,” tegasnya.
Minimnya respons aparat penegak hukum menjadi sorotan warga. Hingga saat ini, belum terlihat adanya langkah tegas seperti pemasangan garis polisi, penyegelan lokasi, maupun penindakan terhadap pelaku tambang ilegal tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas penambangan di kawasan itu telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir dan semakin meluas. Warga menduga ada pihak-pihak tertentu yang bermain di balik layar, memanfaatkan lemahnya pengawasan.
Secara hukum, aktivitas tambang tanpa izin serta perusakan lahan perkebunan merupakan pelanggaran serius yang memiliki konsekuensi pidana. Namun, di lapangan penegakan hukum dinilai belum berjalan maksimal.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas, baik terhadap lingkungan maupun perekonomian masyarakat setempat. Selain itu, kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum juga terancam menurun.
Warga mendesak aparat terkait untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas. Penindakan dinilai penting tidak hanya untuk menghentikan kerusakan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.
Jika dibiarkan, kerusakan diperkirakan akan semakin meluas dan berdampak jangka panjang bagi kawasan tersebut.
