Skip to content
Juli 30, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Advetorial
  • Opini: Mengendalikan Inflasi dari Meja Makan
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Opini: Mengendalikan Inflasi dari Meja Makan

bangkatvnews Maret 9, 2026 4 minutes read
BANGKA TV.00_00_02_19.Still008

Pangkalpinang – bangkatvnews.com – Setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan dan Idulfitri, pemerintah kerap mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Imbauan ini bukan tanpa alasan. Pada momen tersebut, permintaan masyarakat terhadap berbagai bahan pangan biasanya meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

Perayaan hari besar keagamaan memang identik dengan kebersamaan keluarga dan beragam hidangan istimewa di meja makan. Namun di sisi lain, meningkatnya permintaan terhadap bahan pangan juga berpotensi memicu kenaikan harga atau inflasi. Dalam teori ekonomi, kenaikan harga biasanya terjadi ketika permintaan meningkat tetapi tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.

Selain faktor kebutuhan, peningkatan permintaan menjelang HBKN juga sering dipengaruhi faktor psikologis. Kekhawatiran tidak kebagian bahan pangan atau takut harga akan semakin mahal kerap memicu perilaku panic buying. Akibatnya, sebagian masyarakat membeli bahan pangan secara berlebihan hingga menimbun stok di rumah.

Jika melihat kondisi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, inflasi pada momen Ramadan dan Idulfitri memang cenderung lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya. Meski demikian, tingkat inflasi tersebut masih berada pada level yang relatif terjaga.

BACA JUGA:  BI Tahan Suku Bunga 4,75% Di Tengah Tekanan Global

Inflasi sendiri menggambarkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus. Pada masa HBKN, inflasi sering kali mencerminkan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap berbagai komoditas pangan.

Di sisi lain, Bangka Belitung bukan merupakan daerah produsen utama untuk sebagian besar komoditas pangan. Artinya, daerah ini masih bergantung pada pasokan dari wilayah lain yang menjadi sentra produksi. Ketergantungan ini menjadi tantangan tersendiri, terutama jika terjadi gangguan produksi atau distribusi yang dapat memicu kenaikan harga.

Grafik 1. Perkembangan Inflasi Kepulauan Bangka Belitung Secara Tahunan (YoY)

Ket:  Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri  

Sumber: Badan Pusat Statistik, diolah

 

Lalu, apa yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu mengendalikan inflasi?

Pertama, berbelanja secara rasional dan tidak berlebihan. Perencanaan belanja yang baik perlu dilakukan agar masyarakat membeli barang sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Ketakutan tidak kebagian bahan pokok justru bisa mendorong perilaku panic buying yang berpotensi mengganggu stabilitas pasar.

BACA JUGA:  Bank Sentral Asia Pasifik Perkuat Tata Kelola AI Hadapi Tantangan Global

Kedua, melakukan diversifikasi pangan. Masyarakat tidak sebaiknya bergantung pada satu jenis komoditas pangan saja. Di Bangka Belitung misalnya, masyarakat cenderung mengonsumsi ikan laut. Ketika stok ikan laut di pasar berkurang, harga bisa melonjak. Sebagai alternatif, masyarakat dapat mengonsumsi ikan air tawar yang harganya relatif lebih terjangkau. Begitu pula ketika harga cabai segar meningkat, masyarakat bisa beralih ke cabai kering atau cabai olahan.

Ketiga, memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan. Menanam cabai atau tanaman hortikultura lainnya di rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi tekanan permintaan di pasar. Misalnya, satu tanaman cabai dalam polybag dapat menghasilkan sekitar 250 gram hingga lebih dari 1 kilogram selama masa panen. Jika gerakan ini dilakukan secara luas, dampaknya dapat membantu menahan laju inflasi pangan.

Keempat, mengonsumsi makanan secara bijak dan tidak berlebihan. Dalam kehidupan sehari-hari sering muncul fenomena “lapar mata”, yakni keinginan membeli banyak makanan meskipun belum tentu semuanya dapat dihabiskan. Padahal, membuang makanan juga berdampak pada meningkatnya jumlah sampah.

BACA JUGA:  Smelter Jelitik Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Bangka

Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa sampah sisa makanan menyumbang sekitar 40,76 persen dari total sampah nasional. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk menerapkan prinsip sederhana: ambil secukupnya dan habiskan sepenuhnya.

Grafik 2. Komposisi Sampah Berdasarkan Jenis Sampah di Indonesia

Sumber: SIPSN – Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional

Pada akhirnya, inflasi merupakan bagian penting dalam perekonomian yang perlu dijaga kestabilannya. Inflasi yang rendah dan stabil menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menjaga stabilitas inflasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau otoritas ekonomi semata. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam proses tersebut. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan pola konsumsi dan perilaku belanja.

Dengan kata lain, pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui kebijakan ekonomi di tingkat negara, tetapi juga bisa dimulai dari hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari: meja makan kita sendiri.(Rilis)

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026
Next: Perempuan Sumatera Bangkit Hadapi Bencana Ekologis, PERMAMPU Desak Pemerintah Serius Tangani Akar Masalah

BERITA TERKAIT

ok
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Video

Komisi XII DPR RI Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tak ‘Panic Buying’

bangkatvnews Juli 29, 2026
WhatsApp Image 2026-07-27 at 14.48.32
  • Ekonomi Bisnis

Gubernur Hidayat Arsani Resmikan Lempah & Seafood Ketapang, Optimistis Kuliner Jadi Motor Baru Ekonomi Babel

bangkatvnews Juli 27, 2026
sp_2814426
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Bank Sentral Asia Pasifik Perkuat Tata Kelola AI Hadapi Tantangan Global

bangkatvnews Juli 24, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus hari anak 1
  • Advetorial
  • Daerah

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Juli 24, 2026
Bebas dari LPKA, M. Ikbal Dapat Hadiah Laptop dari Bunda Literasi Babel Noni Hidayat untuk Wujudkan Mimpi di Dunia IT hari anak 2 2
  • Advetorial
  • Daerah

Bebas dari LPKA, M. Ikbal Dapat Hadiah Laptop dari Bunda Literasi Babel Noni Hidayat untuk Wujudkan Mimpi di Dunia IT

Juli 23, 2026
Tak Ada Lagi Anak Sulit Akses Sekolah, Gubernur Hidayat Arsani Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang sma 5 pkp 1 3
  • Advetorial
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Photo

Tak Ada Lagi Anak Sulit Akses Sekolah, Gubernur Hidayat Arsani Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang

Juli 7, 2026
Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan mn 4
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan

Juni 3, 2026
Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews.com merupakan portal berita digital di bawah naungan PT Bangka Media Digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya dari Kepulauan Bangka Belitung, serta perkembangan nasional dan internasional. Berkomitmen pada jurnalisme yang faktual, berimbang, dan independen. BangkaTVNews.com menghadirkan informasi yang mudah diakses melalui berbagai platform digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com