Skip to content
Juni 11, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Photo
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Pemerintah Siapkan Stimulus Atasi Dampak Kenaikan Harga Pertamax
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Pemerintah Siapkan Stimulus Atasi Dampak Kenaikan Harga Pertamax

bangkatvnews Juni 11, 2026 2 minutes read
kl

JAKARTA – bangkatvnews.com – Pemerintah tengah menyiapkan berbagai langkah stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat setelah PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.

Kenaikan tersebut membuat harga Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter atau naik sekitar 32,1 persen. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Namun, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah saat ini sedang mengkaji sejumlah stimulus guna meredam dampak kenaikan harga BBM terhadap masyarakat dan perekonomian nasional.

BACA JUGA:  BEKISAH 2026, Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah di Bangka Belitung

“Berbagai opsi sedang dipertimbangkan. Dampak inflasi akan terus kami monitor, terutama dari sektor transportasi dan harga-harga,” kata Airlangga seperti dikutip dari berbagai laporan media nasional.

Kenaikan harga Pertamax dilakukan setelah evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian. Pertamina menyebut keputusan tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai dampak kenaikan Pertamax terhadap inflasi nasional relatif terbatas. Menurutnya, Pertamax mayoritas digunakan kendaraan pribadi dan tidak menjadi bahan bakar utama sektor transportasi umum maupun angkutan barang.

“Dampaknya harusnya relatif minimum karena Pertamax tidak digunakan untuk angkutan barang,” ujar Purbaya seperti dikutip detikfinance.

BACA JUGA:  BI Naikkan Suku Bunga 5,25 Persen untuk Stabilkan Rupiah dan Kendalikan Inflasi

Data yang dirilis Pertamina menunjukkan hanya dua produk yang mengalami kenaikan harga, yakni Pertamax dan Pertamax Green. Sementara Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tetap berada pada harga sebelumnya. Pertalite juga tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Pengamat ekonomi menilai kebijakan stimulus menjadi penting untuk menjaga konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, pemerintah juga diharapkan mampu mengendalikan tekanan inflasi agar tidak berdampak luas terhadap harga barang dan jasa lainnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi pasokan BBM nasional tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar di seluruh jaringan SPBU Pertamina.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Afrika Selatan Tantang Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

BERITA TERKAIT

as
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga

Afrika Selatan Tantang Meksiko di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

bangkatvnews Juni 11, 2026
pol
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik

KPK Tahan Bupati Muara Enim Cs 20 Hari, Sita Uang Rp 1,9 Miliar

bangkatvnews Juni 10, 2026
kj
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Peristiwa

BBM Naik Tengah Malam! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter

bangkatvnews Juni 10, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan mn 1
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan

Juni 3, 2026
Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 2
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026
Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 % nn 3
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 %

Mei 6, 2026
BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026 arief 4
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026

April 6, 2026
BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah

April 6, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews adalah portal berita digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar berbagai peristiwa di wilayah Kepulauan Bangka Belitung serta perkembangan nasional dan internasional. BangkaTVNews.com berkomitmen menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com