Gubernur Babel Hidayat Arsani meletakkan batu pertama pembangunan proyek gedung SMAN 5 Kota Pangkalpinang, Selasa (7/7/2026). Foto: Abi/ Jb.
PANGKALPINANG, BTVNEWS,COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi memulai pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Pangkalpinang. Kehadiran sekolah baru ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kecamatan Gerunggang yang selama ini harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan layanan pendidikan tingkat SMA negeri.

Peletakan batu pertama pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Selasa (7/7/2026), di Jalan Kutilang, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Babel, jajaran Forkopimda, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Kapolresta Pangkalpinang beserta jajaran, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lokasi pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang berada di kawasan strategis, tepatnya di belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Pangkalpinang.
Jawab Penantian Empat Tahun Warga Gerunggang
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, mengatakan pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Ia menyebut pembangunan sekolah tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp6,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan gedung utama, sarana prasarana, serta fasilitas pendukung sekolah.
“Alhamdulillah atas perintah Bapak Gubernur kita bisa menghadirkan akses layanan pendidikan kepada masyarakat Kota Pangkalpinang, khususnya bagi masyarakat Kelurahan Tuatunu dan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang,” ujar Saipul.

Menurutnya, pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan. Pemerintah berharap proses pembangunan dapat rampung sesuai jadwal sehingga kegiatan belajar mengajar segera berpindah ke gedung baru.
“Insyaallah target pada November pelaksanaan pembangunan sudah tuntas. Kami akan segera melakukan proses pindah lokasi tempat belajar anak dari SMAN 3 ke gedung baru SMAN 5,” katanya.
Saipul menjelaskan, kehadiran sekolah ini telah lama dinantikan masyarakat Gerunggang. Selama sekitar empat tahun terakhir, lulusan SMP di wilayah tersebut harus bersaing masuk ke sekolah negeri lain seperti SMAN 1 dan SMAN 3 Pangkalpinang yang lokasinya relatif lebih jauh.
“Tahun ini sudah terdaftar 108 calon peserta didik, sementara yang diterima sebanyak 53 orang. Kami berharap nantinya seluruh anak yang masih menunggu bisa mendapatkan layanan pendidikan di SMAN 5,” ungkapnya.
Hidayat Arsani: Tidak Ada Anak yang Tidak Sekolah
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menegaskan pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang merupakan bentuk nyata pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.
Menurutnya, Kecamatan Gerunggang selama ini menjadi salah satu wilayah yang membutuhkan kehadiran SMA negeri agar anak-anak tidak mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan.
“Alhamdulillah hari ini kita buktikan akhirnya hadir SMAN 5 di Kota Pangkalpinang. Ini menjawab tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat Tuatunu dan Air Kepala Tujuh karena di Kecamatan Gerunggang memang belum ada SMA negeri,” kata Hidayat.

Gubernur meminta jajaran Dinas Pendidikan untuk memastikan pembangunan berjalan cepat dan sesuai target yang telah ditentukan.
“Segera diproses karena tidak ada anak yang tidak sekolah. Kita sudah merdeka, kita sudah menuju era pembangunan yang berkualitas. Saya berharap sekolah ini sesuai jadwal, empat bulan harus selesai semuanya,” tegas Hidayat.
Ia berharap keberadaan SMAN 5 Pangkalpinang tidak hanya menjadi gedung baru, tetapi juga menjadi pusat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pangkalpinang.
Dorong Pemerataan Pendidikan Babel
Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam memperluas pemerataan pendidikan, khususnya penyediaan sekolah negeri yang mudah dijangkau masyarakat.

Dengan hadirnya sekolah baru tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak-anak di wilayah Gerunggang mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan daya tampung sekolah.
SMAN 5 Pangkalpinang diharapkan mulai memberikan layanan pendidikan penuh setelah proses pembangunan gedung selesai dan seluruh fasilitas siap digunakan.
