PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Perlunya pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah, serta semakin besarnya kebutuhan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, menjadi alasan Aliansi Pejuang Masyarakat Bangka Belitung (Babel) memperkuat perannya sebagai wadah advokasi publik.
Aliansi Pejuang Masyarakat Babel menyatakan akan terus mengawal berbagai isu yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, lingkungan hidup, pertambangan, hingga tata kelola pemerintahan. Aspirasi tersebut disampaikan melalui audiensi dengan pemerintah daerah, DPRD, maupun instansi terkait.
Di samping menjalankan fungsi advokasi, aliansi juga mendukung kebijakan Presiden, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah yang berpihak kepada masyarakat, sekaligus melakukan pengawasan agar implementasinya berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Koordinator Aliansi Pejuang Masyarakat Babel, Ibnu Hajar mengatakan, pihaknya ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, dalam menyampaikan berbagai persoalan yang berkembang di daerah.
“Kami berharap pemerintah dapat memperoleh kepercayaan dan partisipasi Masyarakat, melalui program serta kebijakan yang responsif, transparan, dan mampu menjalankan kebijakan secara efektif,” ujarnya.
Aliansi juga rutin menggelar diskusi dan menyebarluaskan informasi kepada Masyarakat, agar perkembangan berbagai isu strategis di Bangka Belitung dapat diketahui secara luas.
Selain itu, Aliansi Pejuang Masyarakat Babel berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dengan terus berkoordinasi bersama Kepolisian, terutama terkait kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak peserta.
“Aliansi Pejuang Masyarakat Babel akan berkomitmen menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta terus melakukan koordinasi dengan Kepolisian terkait kegiatan masyarakat yang mengundang khalayak ramai,” tegasnya.
Dengan komitmen tersebut, Aliansi Pejuang Masyarakat Babel berharap tercipta hubungan yang semakin baik antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kepercayaan publik meningkat, partisipasi masyarakat semakin kuat, serta situasi keamanan dan pembangunan di Bangka Belitung tetap berjalan kondusif.
