PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Basarnas Pangkalpinang mengerahkan tim rescue untuk mencari seorang nelayan yang hilang di perairan Tanjung Bunga, Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Selasa (10/3/2026) dini hari.
Nelayan tersebut diketahui bernama Abuya (24), warga Petaling, Kabupaten Bangka. Ia hilang setelah perahu yang dikemudikannya mengalami mati mesin dan hanyut terbawa arus saat hendak menjemput rekannya dari Ponton Timah menuju daratan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Abuya berangkat dari Pantai Tanjung Bunga menuju Ponton Timah pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 16.20 WIB.
Namun di tengah perjalanan, mesin perahu yang digunakannya tiba-tiba mati. Perahu tersebut kemudian hanyut terbawa arus laut.
Sekitar pukul 17.30 WIB, Abuya sempat menghubungi rekannya dan menyampaikan bahwa dirinya masih berada di atas perahu di sekitar perairan Tanjung Bunga. Setelah itu, korban tidak lagi memberikan kabar.
Rekan-rekan korban kemudian melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi. Namun hingga Selasa dini hari sekitar pukul 00.23 WIB, korban belum juga ditemukan.
Keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Pangkalpinang untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Pangkalpinang langsung membuka operasi SAR gabungan dengan mengerahkan tim rescue menuju lokasi kejadian.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kansar Pangkalpinang, keluarga korban, masyarakat, serta nelayan setempat yang turut membantu menyisir perairan di sekitar lokasi.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang Mikel Rachman Junika mengatakan pencarian pada malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan karena jarak pandang yang terbatas.
“Pencarian pada malam hari memiliki tantangan tersendiri karena visibility atau jarak pandang sangat terbatas. Namun tim SAR gabungan tetap berupaya melakukan pencarian secara maksimal,” ujar Mikel.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di perairan sekitar Tanjung Bunga untuk menemukan keberadaan korban.(SAR)
