Belitung – bangkatvnews.com – Seorang nelayan menemukan puluhan kilogram sabu yang mengapung di perairan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Narkotika tersebut ditemukan di dalam sebuah karung plastik putih tanpa pemilik di sekitar setengah mil dari Pelabuhan Nyato, Desa Petaling.
Karung mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh nelayan saat melaut. Setelah dibawa ke darat dan dibuka, di dalamnya terdapat sejumlah paket plastik bening yang dibungkus lakban cokelat berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan warga ke Polsek Selat Nasik. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengamankan karung berisi paket yang diduga narkotika tersebut sebelum diserahkan ke Satresnarkoba Polres Belitung.
Kapolsek Selat Nasik, IPDA Dedy, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat dan mengamankan barang temuan tersebut.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan satu karung yang mengapung di laut, anggota langsung mendatangi lokasi dan mengamankan barang tersebut. Selanjutnya kami serahkan ke Satresnarkoba Polres Belitung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Dedy.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh Satresnarkoba Polres Belitung, ditemukan paket-paket plastik berisi kristal putih yang diduga sabu. Uji awal menggunakan alat General Screening Drugs terhadap salah satu sampel menunjukkan hasil positif narkotika jenis sabu.
Kasat Resnarkoba Polres Belitung, AKP Martuani Manik, menjelaskan sebagian besar paket tersebut dibungkus kemasan hijau bertuliskan “Tie Guan Yin”.
“Dari paket yang ditemukan, terdapat bungkus berwarna hijau bertuliskan ‘Tie Guan Yin’ yang berada di dalam satu karung plastik putih,” jelasnya.
Setelah dilakukan penimbangan, total berat bruto barang bukti yang ditemukan mencapai sekitar 21,41 kilogram. Seluruh barang bukti kini diamankan di Satresnarkoba Polres Belitung untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Agus Sugiyarso mengatakan polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul serta pihak yang terkait dengan narkotika tersebut.
“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul dan pihak yang terkait dengan temuan narkotika ini,” ujarnya.
Sementara itu, nelayan yang menemukan karung tersebut, Hasan Basri, mengatakan ia menemukan bungkusan mencurigakan itu saat hendak pulang dari melaut.
“Karung itu saya temukan mengapung di laut. Setelah sampai di darat, kami membuka salah satu paket dan melihat ada butiran kristal mencurigakan. Karena curiga, kami langsung melaporkannya ke polisi,” kata Hasan.
Saat ini polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penimbangan ulang barang bukti. Kepolisian juga mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan temuan tersebut sehingga narkotika itu dapat diamankan sebelum beredar di tengah masyarakat.(My)
