Skip to content
Mei 12, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Photo
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Olahraga
  • Biaya Penyakit Jantung Tembus Rp17,3 Triliun, BPJS Kesehatan Dorong Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
  • Nasional
  • Olahraga

Biaya Penyakit Jantung Tembus Rp17,3 Triliun, BPJS Kesehatan Dorong Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat

bangkatvnews Mei 12, 2026 2 minutes read
warga-mengantre-pelayanan-di-kantor-bpjs

JAKARTA, BANGKATVNEWS.COM — Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyumbang pembiayaan kesehatan terbesar di Indonesia. BPJS Kesehatan mencatat, sepanjang tahun 2025 biaya pelayanan kesehatan untuk penyakit jantung mencapai Rp17,3 triliun dengan jumlah kasus menembus 29,7 juta pelayanan.

Besarnya angka tersebut membuat BPJS Kesehatan terus mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat guna menekan risiko penyakit kronis yang terus meningkat setiap tahun.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah mengatakan, tingginya biaya pengobatan penyakit kronis menjadi tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Biaya penyakit kronis dari tahun ke tahun terus meningkat. Padahal sebagian besar penyakit tersebut sebenarnya bisa dicegah melalui pola hidup sehat dan deteksi dini,” kata Rizzky dalam keterangannya.

BACA JUGA:  Kebijakan WFH ASN Mulai Diterapkan, Akademisi UGM Soroti Potensi Turunnya Produktivitas

BPJS Kesehatan mencatat total pembiayaan penyakit kronis sepanjang 2025 mencapai Rp50,2 triliun. Selain penyakit jantung, pembiayaan besar juga digunakan untuk penanganan gagal ginjal, kanker, stroke, sirosis hati, thalassemia hingga hemofilia.

Menurut Rizzky, pola hidup masyarakat saat ini menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus penyakit tidak menular. Kebiasaan merokok, kurang olahraga, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, hingga stres berkepanjangan dinilai memperbesar risiko penyakit jantung maupun stroke.

Karena itu, BPJS Kesehatan mengajak masyarakat mulai menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik rutin, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Pencegahan jauh lebih baik dibanding pengobatan. Jika masyarakat mulai sadar menjaga kesehatan sejak dini, maka risiko penyakit kronis bisa ditekan,” ujarnya.

BACA JUGA:  El Nino Datang, Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Pangan

BPJS Kesehatan juga terus menggencarkan program promotif dan preventif, salah satunya melalui kampanye Gerak 3-3-5 yakni aktivitas fisik minimal 30 menit selama lima hari dalam sepekan.

Selain itu, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan skrining kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama agar penyakit dapat dideteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi kondisi kronis.

Pakar kesehatan menilai tingginya pembiayaan penyakit jantung menjadi peringatan serius bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, penyakit jantung kini tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi mulai banyak ditemukan pada usia produktif akibat pola hidup tidak sehat.

Dengan tingginya angka pembiayaan tersebut, pemerintah dan BPJS Kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat semakin meningkat demi menekan lonjakan penyakit kronis dan menjaga keberlanjutan layanan kesehatan nasional.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan Aplikator Resmi Turun Jadi 8 Persen

BERITA TERKAIT

presiden-prabowo-subianto-menyampaikan-pidato-saat-menghadiri-peringatan-hari-buruh-atau-may-day-di-monas-jakarta-kamis-152025-1746076733665_169
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Politik

Prabowo Teken Perpres Ojol, Potongan Aplikator Resmi Turun Jadi 8 Persen

bangkatvnews Mei 12, 2026
BI Mendukung Penerbitan Market Code of Conduct (MCoC) Edisi V untuk Perkuat Integritas Pasar Keuangan-2
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Bank Indonesia Dukung Penerbitan MCoC Edisi V untuk Perkuat Integritas Pasar Keuangan

bangkatvnews Mei 2, 2026
Infografis-Uang-Beredar-Maret-2026
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh Lebih Tinggi, Likuiditas Ekonomi Menguat

bangkatvnews April 26, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 1
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026
Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 % nn 2
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 %

Mei 6, 2026
BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026 arief 3
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026

April 6, 2026
BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah 4
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah

April 6, 2026
Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Terendah Kedua Nasional BANGKA TV.00_00_01_15.Still055 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Terendah Kedua Nasional

April 2, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews adalah portal berita digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar berbagai peristiwa di wilayah Kepulauan Bangka Belitung serta perkembangan nasional dan internasional. BangkaTVNews.com berkomitmen menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com