Skip to content
Juni 5, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Photo
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Politik
  • Kebijakan WFH ASN Mulai Diterapkan, Akademisi UGM Soroti Potensi Turunnya Produktivitas
  • Nasional
  • Politik

Kebijakan WFH ASN Mulai Diterapkan, Akademisi UGM Soroti Potensi Turunnya Produktivitas

bangkatvnews April 12, 2026 3 minutes read
file_00000000699071faa7f10ce9be77a756

YOGYAKARTA, BANGKATVNEWS.COM — Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak serta meningkatkan efisiensi operasional instansi pemerintah.

Meski demikian, kebijakan tersebut mendapat sorotan dari kalangan akademisi. Dosen Manajemen Kebijakan Publik (MKP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Agustinus Subarsono, menilai penerapan WFH berpotensi menurunkan produktivitas apabila tidak didukung dengan sistem kerja yang matang.

Menurutnya, keberhasilan WFH sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur teknologi dan budaya kerja mandiri di lingkungan ASN.

“Jika budaya kerja masih bergantung pada arahan atasan dan belum terbiasa mandiri, maka WFH berpotensi membuat produktivitas menurun karena ASN bisa terdistraksi pekerjaan rumah tangga,” ujarnya, Jumat (10/4).

BACA JUGA:  Sugiono: Seluruh WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0 Sudah Dibebaskan

Ia menegaskan, penerapan WFH perlu diiringi dengan sistem kerja berbasis output yang jelas dan terukur, seperti penggunaan timesheet, laporan kerja berkala, serta rapat daring harian maupun mingguan.

Dari sisi anggaran, Subarsono mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru menyimpulkan adanya efisiensi signifikan. Ia menilai perlu kajian mendalam untuk memastikan penghematan biaya operasional, khususnya listrik, benar-benar berdampak terhadap APBN maupun APBD.

“Jangan hanya asumsi. Harus dihitung secara konkret apakah efisiensi yang dihasilkan benar-benar signifikan,” tegasnya.

Di sisi lain, WFH dinilai mampu menekan biaya transportasi pegawai dan konsumsi energi, terutama di kota-kota besar. Namun, dampak tersebut dinilai belum tentu signifikan di daerah kecil maupun wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

BACA JUGA:  Heboh! Jepang Klaim Bisa Ubah Udara dan Air Jadi Bahan Bakar, Ini Fakta Sebenarnya

Subarsono juga menyoroti pentingnya gaya kepemimpinan berbasis kepercayaan (trust-based leadership) dalam mendukung efektivitas WFH. Menurutnya, pimpinan harus memberikan kepercayaan penuh kepada ASN untuk bekerja secara mandiri dan bertanggung jawab.

Ia turut mengingatkan potensi penyalahgunaan kebijakan WFH, terutama jika diterapkan pada hari Jumat yang berdekatan dengan akhir pekan. ASN dari kalangan ekonomi menengah ke atas dinilai berpotensi memanfaatkan WFH untuk libur panjang.

Sementara itu, ASN dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah justru cenderung memanfaatkan waktu tersebut untuk mencari tambahan penghasilan.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan empat indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan WFH, yakni capaian target kerja, ketepatan waktu penyelesaian tugas, kualitas hasil pekerjaan, serta tingkat partisipasi dan respons dalam kegiatan digital.

BACA JUGA:  Uang Rp10 Triliun Kembali ke Negara, Prabowo: Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas

“Evaluasi perlu dilakukan setelah satu hingga dua bulan pelaksanaan, termasuk mengukur kepuasan masyarakat terhadap layanan publik,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak semua pekerjaan ASN dapat dilakukan secara WFH. Layanan publik seperti pembuatan SIM, KTP, sertifikat tanah, hingga layanan kesehatan tetap membutuhkan kehadiran fisik.

Dalam sektor pendidikan, Subarsono lebih mendorong pembelajaran dilakukan secara tatap muka guna mencegah learning loss serta meningkatkan efektivitas interaksi antara pengajar dan peserta didik.

Sebagai penutup, ia menyarankan pemerintah menerapkan sistem kerja berbasis output harian, laporan mingguan, serta mekanisme reward and punishment yang jelas agar kebijakan WFH dapat berjalan optimal.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Hantam HP! Tambang Timah Ilegal di Kelabat Makin Merajalela, Penambang: Sudah Ada yang Atur Koordinasi
Next: Para Pesilat Indonesia Siap Dukung Misi Prabowo Bawa Pencak Silat Tembus Olimpiade

BERITA TERKAIT

Infografis-Inflasi-Mei-2026
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

BI: Inflasi Mei 2026 Tetap Terkendali

bangkatvnews Juni 3, 2026
PENJUALAN KAMBING KURBAN MENINGKAT.00_04_48_03.Still001
  • Internasional
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Video

Sugiono: Seluruh WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0 Sudah Dibebaskan

bangkatvnews Mei 22, 2026
j
  • Nasional

Logistik Haji 2026 Aman, Kemenhaj Siapkan 3 Juta Paket Makanan untuk Jemaah Armuzna

bangkatvnews Mei 21, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan mn 1
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan

Juni 3, 2026
Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 2
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026
Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 % nn 3
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 %

Mei 6, 2026
BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026 arief 4
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026

April 6, 2026
BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah

April 6, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews adalah portal berita digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar berbagai peristiwa di wilayah Kepulauan Bangka Belitung serta perkembangan nasional dan internasional. BangkaTVNews.com berkomitmen menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com