Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara BI dan BNM, (Foto:Bank Indonesia)
JAKARTA — bangkatvnews.com – Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (NK) untuk memperdalam kerja sama bilateral antara kedua bank sentral.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi di berbagai bidang kebanksentralan, mulai dari kebijakan moneter, stabilitas keuangan dan makroprudensial, sistem pembayaran dan digitalisasi, hingga pengembangan sektor keuangan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.
Selain itu, kedua bank sentral juga sepakat memperluas kerja sama dalam pertukaran informasi serta bidang lain yang menjadi kepentingan bersama.
Gubernur Bank Negara Malaysia, Abdul Rasheed Ghaffour, mengatakan nota kesepahaman ini menjadi bentuk penguatan hubungan jangka panjang antara kedua institusi.
“Nota kesepahaman ini menegaskan kembali kemitraan jangka panjang antara BNM dan BI. Hal ini juga merupakan komitmen bersama kami untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang perbankan sentral yang telah ada, sekaligus memperluas kerja sama ke bidang-bidang baru yang menjadi kepentingan bersama,” ujar Abdul Rasheed Ghaffour.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menilai kerja sama tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua bank sentral di tengah tantangan global saat ini.
“Nota kesepahaman ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang antara BI dan BNM, serta lebih dari sekadar komitmen simbolis. Ini merupakan bukti semangat yang berkelanjutan untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan memperdalam kerja sama bilateral antara kedua bank sentral, terutama di tengah lanskap geopolitik yang menantang saat ini,” kata Perry Warjiyo.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, kedua bank sentral berharap dapat membangun kemitraan yang lebih kokoh dan sinergis dalam mendukung stabilitas ekonomi dan keuangan di kawasan.
BNM dan BI juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan di kedua negara.
