JAKARTA – bangkatvnews.com – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak pemerintah Indonesia bergerak cepat melalui jalur diplomasi setelah seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan kemanusiaan di Gaza dikabarkan ditangkap aparat Israel. Penangkapan tersebut memicu perhatian publik dan menjadi sorotan terkait perlindungan WNI di wilayah konflik.
TB Hasanuddin meminta Kementerian Luar Negeri RI segera mengambil langkah konkret untuk memastikan kondisi dan keselamatan WNI tersebut. Menurutnya, negara harus hadir memberikan perlindungan maksimal kepada setiap warga negara Indonesia yang berada di luar negeri, terutama di daerah konflik bersenjata.
“Pemerintah harus segera bergerak cepat melalui jalur diplomasi internasional untuk memastikan keselamatan WNI yang ditahan. Negara tidak boleh lambat dalam memberikan perlindungan kepada warga negaranya,” ujar TB Hasanuddin dalam keterangannya.
Ia menegaskan, diplomasi kemanusiaan harus menjadi prioritas Indonesia di tengah konflik yang terus memanas di Gaza. Selain memastikan akses pendampingan hukum dan komunikasi terhadap WNI yang ditahan, pemerintah juga diminta aktif berkoordinasi dengan organisasi internasional.
TB Hasanuddin menilai penangkapan relawan kemanusiaan dapat memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah Gaza yang hingga kini masih menghadapi krisis berkepanjangan akibat konflik bersenjata. Ia berharap pemerintah Indonesia memanfaatkan hubungan diplomatik dengan berbagai negara dan lembaga internasional untuk membantu proses pembebasan WNI tersebut.
“Indonesia memiliki posisi kuat dalam diplomasi kemanusiaan dan dukungan terhadap Palestina. Karena itu, langkah cepat dan terukur sangat dibutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI dikabarkan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi lengkap terkait kondisi WNI tersebut. Pemerintah juga disebut tengah memastikan akses perlindungan konsuler bagi warga Indonesia yang ditahan.
Kasus ini kembali menyoroti tingginya risiko yang dihadapi relawan kemanusiaan di wilayah konflik. Di tengah situasi perang yang belum mereda, berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus menghadapi tantangan dalam menyalurkan bantuan bagi warga sipil di Gaza.
Indonesia selama ini dikenal aktif menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan mendorong penghentian kekerasan di Gaza melalui berbagai forum internasional. Pemerintah RI juga secara rutin mengirim bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak konflik.
Publik kini menantikan langkah konkret pemerintah Indonesia dalam memastikan keselamatan WNI relawan kemanusiaan tersebut sekaligus memperkuat diplomasi kemanusiaan Indonesia di tingkat internasional.
