PANGKALPINANG — bangktvnews.com – Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKISAH) 2026 resmi ditutup dalam suasana khidmat melalui tabligh akbar yang disampaikan ustaz nasional Ahmad Zacky Mirza, di Masjid Agung Kubah Timah, Minggu (26/4) malam.
Acara penutupan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga vertikal, organisasi masyarakat, perbankan, BUMN, pengurus pondok pesantren, asosiasi bisnis, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Selama tiga hari pelaksanaan, BEKISAH 2026 menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat. Sejumlah talkshow digelar dengan tema strategis, seperti kebanksentralan dan diseminasi laporan perekonomian daerah, pelatihan juru sembelih halal, gerakan wakaf berbasis lingkungan, hingga penguatan peran masjid dalam kemaslahatan umat.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga diramaikan berbagai perlombaan religi yang diikuti pelajar dan masyarakat umum, serta bazar UMKM yang menampilkan produk halal, kriya, hingga inovasi pengolahan sampah plastik.
Memasuki hari terakhir, rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah yang diikuti puluhan peserta, dilanjutkan lomba mewarnai yang disambut antusias oleh anak-anak.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan talkshow bertajuk penguatan peran masjid, menghadirkan narasumber Anggy F. Sulaiman. Dalam diskusi tersebut, dibahas potensi masjid sebagai pusat aktivitas produktif umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah.
Menjelang sore, panitia mengumumkan para pemenang lomba dari tujuh kategori, mulai dari cerdas cermat, duta wakaf, dakwah ekonomi syariah, hingga modest fashion dan konten kreatif ekonomi syariah.
Puncak acara ditandai dengan tabligh akbar oleh Ahmad Zacky Mirza yang dihadiri ratusan jamaah. Tausiyah yang disampaikan memberikan penguatan spiritual sekaligus makna mendalam bagi seluruh rangkaian kegiatan BEKISAH tahun ini.
Dari sisi ekonomi, pelaksanaan BEKISAH 2026 mencatat capaian positif. Sebanyak 52 UMKM berpartisipasi dalam bazar dengan total transaksi mencapai Rp219 juta, meningkat 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, inovasi juga ditunjukkan melalui peluncuran program Wakaf Digital Bangka Belitung berbasis platform “Satu Wakaf”. Program ini mengusung konsep wakaf produktif yang terintegrasi dengan kepedulian lingkungan melalui inisiatif “wakaf waste box”.
Sejak pra-kegiatan yang dimulai Februari 2026, program tersebut telah menghimpun dana wakaf sebesar Rp23 juta dari masyarakat. Inisiatif ini dinilai menjadi bukti bahwa keuangan sosial syariah dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, BEKISAH 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, sehingga nilai-nilai ekonomi syariah dapat semakin membumi dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat di Bumi Serumpun Sebalai.
