
BANGKA – bangkatvnews.com – Warga Desa Banyu Asin, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah usai diterjang angin kencang beberapa waktu lalu. Sejumlah rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan loteng.
Peristiwa angin kencang tersebut merusak rumah warga di wilayah RT 1 hingga RT 6. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain rumah, satu gudang pupuk dan kubah masjid juga ikut terdampak.
Sejumlah warga menyebut, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memang telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan. Namun hingga saat ini, bantuan material belum juga diterima.
Salah satu warga terdampak, Zaiyoti, mengatakan dirinya terpaksa memperbaiki rumah secara mandiri karena belum ada bantuan yang datang.
“Kami belum menerima bantuan sampai sekarang, jadi terpaksa memperbaiki sendiri semampunya,” ujar Zaiyoti.
Ia menambahkan, di wilayah RT 5 saja terdapat enam rumah yang mengalami kerusakan parah, sementara puluhan rumah lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan.
Akibat kerusakan tersebut, satu keluarga bahkan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi rumah yang tidak lagi layak huni.
Warga juga mengaku baru pertama kali mengalami kejadian angin kencang seperti ini. Ke depan, mereka berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, salah satunya dengan memangkas dahan pohon yang berpotensi tumbang.
Sementara itu, warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan serta melakukan langkah antisipasi, termasuk pemantauan kondisi bangunan dan penyusunan rencana evakuasi untuk menghadapi potensi bencana serupa.
