PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Ribuan telur berhasil berdiri tegak secara bersamaan, dalam perayaan tradisi Peh Cun yang digelar di kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. Kegiatan unik ini menjadi salah satu rangkaian Festival Pasir Padi yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.
Ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum, ambil bagian dalam lomba menegakkan telur dengan beragam bentuk dan kreasi. Meski cuaca cukup panas, antusiasme peserta tidak surut.
Dengan penuh kesabaran dan ketelitian, para peserta menata telur satu per satu agar dapat berdiri tegak tanpa bantuan alat penyangga. Sorak sorai dan tepuk tangan pengunjung pun beberapa kali terdengar, saat peserta berhasil menyelesaikan susunan telur yang rumit.
Salah satu peserta, Naufal, mengaku tertantang mengikuti lomba tersebut karena membutuhkan kesabaran dan konsentrasi tinggi.
“Seru dan ramai. Memang agak deg-degan karena mendirikan telur itu susah, kadang tidak bisa berdiri. Tadi kami membuat bentuk jam menggunakan 43 telur. Waktunya hampir 30 menit dan selesai saat waktu lomba tinggal sekitar tiga menit lagi,” ujar Naufal.
Kepala Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Yan Rizana mengatakan, tradisi Peh Cun yang dikemas dalam Festival Pasir Padi akan terus diupayakan menjadi agenda wisata tahunan.
Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pangkalpinang.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan setiap tahun menyesuaikan dengan kalender perayaan Peh Cun. Tahun ini yang terdaftar hampir tiga ribu telur, mudah-mudahan semuanya bisa berdiri,” kata Yan Rizana.
Keunikan tradisi menegakkan telur yang hanya dapat dilakukan pada momen tertentu dalam perayaan Peh Cun menjadi daya tarik tersendiri. Selain menghadirkan hiburan dan edukasi budaya, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Bangka Belitung.
Dengan kemeriahan yang terus terjaga setiap tahunnya, Festival Pasir Padi diharapkan semakin memperkuat posisi Pangkalpinang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.
