Skip to content
Mei 29, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Photo
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Utang Luar Negeri Indonesia Januari 2026 Tetap Terkendali
  • Ekonomi Bisnis

Utang Luar Negeri Indonesia Januari 2026 Tetap Terkendali

bangkatvnews Maret 27, 2026 2 minutes read

Infografis:Statistik Utang Luar Negeri Januari 2026, (Sumber: Bank Indonesia)

JAKARTA – bangkatvnews.com – Pemerintah mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap terjaga pada Januari 2026. Total ULN mencapai 434,7 miliar dolar AS atau tumbuh 1,7 persen secara tahunan (yoy), sedikit melambat dibandingkan Desember 2025 yang tumbuh 1,8 persen. Pertumbuhan ULN ini terutama didorong oleh sektor publik, khususnya pemerintah.

ULN Pemerintah Tumbuh Stabil

Pemerintah mencatat ULN sebesar 216,3 miliar dolar AS pada Januari 2026 atau tumbuh 5,6 persen (yoy). Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,5 persen.

Pemerintah menarik pinjaman luar negeri untuk mendukung berbagai program dan proyek pembangunan, serta memanfaatkan aliran modal asing yang masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) internasional. Kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia juga tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

BACA JUGA:  Kasus Demam Berdarah di Bangka Tengah Meningkat, Pemerintah Perkuat Upaya Pencegahan

Pemerintah mengelola ULN secara hati-hati, terukur, dan akuntabel untuk mendukung pembiayaan prioritas nasional serta menjaga keberlanjutan fiskal.

Sebagian besar ULN pemerintah digunakan untuk sektor kesehatan dan kegiatan sosial (22 persen), administrasi pemerintahan dan pertahanan (20,3 persen), pendidikan (16,2 persen), konstruksi (11,6 persen), serta transportasi dan pergudangan (8,5 persen). Hampir seluruh ULN pemerintah merupakan utang jangka panjang dengan porsi mencapai 99,98 persen.

ULN Swasta Menurun

Sementara itu, sektor swasta mencatat penurunan ULN. Posisinya mencapai 193,0 miliar dolar AS pada Januari 2026, turun dari 194,0 miliar dolar AS pada Desember 2025.

Secara tahunan, ULN swasta terkontraksi 0,7 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya yang turun 0,2 persen. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya utang perusahaan non-keuangan.

BACA JUGA:  Petani Mengeluh Harga TBS Sawit di Bangka Anjlok

Kontribusi terbesar ULN swasta berasal dari sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan, dengan total pangsa mencapai 80,1 persen. ULN swasta juga didominasi utang jangka panjang dengan porsi 76,2 persen.

Struktur ULN Tetap Sehat

Struktur ULN Indonesia tetap sehat dan terkendali. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) turun menjadi 29,6 persen pada Januari 2026 dari 29,9 persen pada Desember 2025.

Selain itu, utang jangka panjang mendominasi dengan porsi 85,6 persen dari total ULN, menunjukkan risiko yang relatif terjaga.

Pemerintah bersama Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN. Mereka juga mengoptimalkan peran ULN untuk mendukung pembiayaan pembangunan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Gubernur Babel Resmikan Program Pupuk di Lapas Tuatunu, Dorong Kemandirian Warga Binaan
Next: UU HKPD Berpotensi Tekan PPPK, DPRD Babel Minta Penundaan

BERITA TERKAIT

ii
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Peristiwa
  • Photo

BI dan Pemda Bersinergi Bangun Ekonomi Wisata Belitung

bangkatvnews Mei 26, 2026
sp-2810726
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

BI Naikkan Suku Bunga 5,25 Persen untuk Stabilkan Rupiah dan Kendalikan Inflasi

bangkatvnews Mei 21, 2026
IMG-20260520-WA0130
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Lion Group Buka Lowongan Kerja di Pangkalpinang, Wings Air Sekaligus Resmikan Rute Baru Batam–Pangkalpinang

bangkatvnews Mei 20, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 1
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026
Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 % nn 2
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 %

Mei 6, 2026
BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026 arief 3
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026

April 6, 2026
BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah 4
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah

April 6, 2026
Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Terendah Kedua Nasional BANGKA TV.00_00_01_15.Still055 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Terendah Kedua Nasional

April 2, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews adalah portal berita digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar berbagai peristiwa di wilayah Kepulauan Bangka Belitung serta perkembangan nasional dan internasional. BangkaTVNews.com berkomitmen menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com