
PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar acara BEKISAH (Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah) pada 24–26 April 2026 mendatang. Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Kepala KPwBI Babel, Rommy S. Tamawiwy menggelar acara “Bincang Kek Media Road to BEKISAH” di kantor BI, Senin (6/4).
Rommy menjelaskan, BEKISAH merupakan agenda tahunan yang terus digelar sebagai bentuk kampanye pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Bangka Belitung. Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, melainkan membutuhkan proses berkelanjutan.
“Pengembangan ekonomi syariah itu tidak bisa selesai dalam satu momen atau satu tahun. Karena itu kami berkomitmen menjadikannya sebagai kampanye tahunan untuk mengajak seluruh masyarakat Bangka Belitung menyadari potensi besar ekonomi syariah,” ujar Rommy.
Ia menambahkan, Bangka Belitung memiliki potensi besar karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Kondisi ini menjadi peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Melalui BEKISAH, BI Babel juga ingin meningkatkan literasi masyarakat tentang ekonomi syariah, sekaligus mendorong pelaku UMKM agar berkembang, termasuk dalam hal sertifikasi halal. Rommy menegaskan, sektor halal menjadi tantangan sekaligus peluang besar yang harus terus didorong.
“Kami terus mengajak semua pihak, termasuk media, untuk bersama-sama mengkampanyekan ekonomi syariah. Potensinya besar, mulai dari UMKM, pariwisata halal, hingga produk makanan yang harus bersertifikat halal,” katanya.
Selain literasi, BEKISAH juga akan menghadirkan berbagai kegiatan seperti bazar UMKM, perlombaan, hingga tabligh akbar. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Kubah Timah sebagai simbol penguatan ekonomi syariah di Bangka Belitung.
Rommy berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap ekonomi syariah semakin meningkat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini bukan sekadar acara, tapi bagian dari perjalanan panjang. Ekonomi syariah di Bangka Belitung adalah sebuah kisah yang tidak boleh putus dan harus terus kita lanjutkan bersama,” tutupnya.
