Skip to content
Juli 30, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global
  • Ekonomi Bisnis

Bank Indonesia Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

bangkatvnews April 14, 2026 3 minutes read
Central Banking Forum 2026, (Sumber: Bank Indonesia)

JAKARTA – bangkatvnews.com – Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Eskalasi konflik di Timur Tengah dinilai turut memberi tekanan pada pasar keuangan, harga komoditas, dan perdagangan internasional.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa kondisi global saat ini membutuhkan respons kebijakan yang konsisten, pre-emptive, dan terukur.

“Dinamika global mendorong meningkatnya tekanan di pasar keuangan dan nilai tukar. Karena itu, kami mengoptimalkan seluruh instrumen moneter secara terukur, kontinyu, dan tepat waktu,” ujar Destry dalam seminar di Jakarta, 13 April 2026.

Bank Indonesia memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar off-shore melalui Non-Deliverable Forward (NDF), maupun di pasar domestik melalui pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

BACA JUGA:  Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026, Isu Viral Dipastikan Hoaks

Hingga akhir Maret 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar 148,3 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Sementara itu, Chief Economist BCA, David Sumual, menilai stabilitas Rupiah tidak hanya dilihat dari level nilai tukar, tetapi juga dari tingkat volatilitasnya.

“Bagi pasar, yang menjadi perhatian utama bukan hanya level nilai tukar, tetapi juga stabilitas volatilitasnya. Ini penting untuk menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha,” jelas David.

Untuk memperkuat stabilitas, Bank Indonesia juga mewajibkan transaksi valas di atas 50 ribu dolar AS disertai dokumen underlying. Kebijakan ini bertujuan memastikan transaksi valas mendukung kegiatan ekonomi riil.

BACA JUGA:  Geopolitik Memanas, Ekonom Danamon Ingatkan Risiko Rupiah dan Inflasi

Dari sisi fiskal, Direktur DJSEF Kementerian Keuangan, Noor Faisal Achmad, menegaskan pemerintah terus menjaga kepercayaan pasar melalui pengelolaan APBN yang prudent.

Sementara itu, Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menilai stabilitas nilai tukar sangat penting untuk meredam tekanan inflasi.

“Stabilitas nilai tukar berperan penting dalam menahan dampak kenaikan harga energi dan pangan,” ujarnya.

Bank Indonesia juga memastikan likuiditas Rupiah tetap memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi. Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang primer (M0) yang tetap tinggi, sebagai indikasi kebijakan ekspansi likuiditas masih berjalan.

Selain itu, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, termasuk mengelola SBN agar tetap menarik bagi investor dan menjaga aliran modal masuk.

BACA JUGA:  BI Catat Optimisme Konsumen Babel Sepanjang Mei 2026 Tetap Terjaga

Dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS, Bank Indonesia juga memperluas implementasi Local Currency Transaction (LCT). Hingga akhir 2025, nilai transaksi LCT mencapai 25,72 miliar dolar AS, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus menjaga efektivitas mekanisme pasar.

“Strategi operasi moneter terus kami perkuat, termasuk melalui lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia agar tetap kompetitif dan menarik bagi investor,” katanya.

Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas Rupiah, memperkuat daya tarik aset domestik, serta memastikan likuiditas tetap terjaga guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Petani Mengeluh Harga TBS Sawit di Bangka Anjlok
Next: Gudang Timah Acong Heboh di Bangka Barat, Status Mitra PT Timah Tbk Belum Jelas

BERITA TERKAIT

ok
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Video

Komisi XII DPR RI Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diminta Tak ‘Panic Buying’

bangkatvnews Juli 29, 2026
WhatsApp Image 2026-07-27 at 14.48.32
  • Ekonomi Bisnis

Gubernur Hidayat Arsani Resmikan Lempah & Seafood Ketapang, Optimistis Kuliner Jadi Motor Baru Ekonomi Babel

bangkatvnews Juli 27, 2026
sp_2814426
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional

Bank Sentral Asia Pasifik Perkuat Tata Kelola AI Hadapi Tantangan Global

bangkatvnews Juli 24, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus hari anak 1
  • Advetorial
  • Daerah

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Juli 24, 2026
Bebas dari LPKA, M. Ikbal Dapat Hadiah Laptop dari Bunda Literasi Babel Noni Hidayat untuk Wujudkan Mimpi di Dunia IT hari anak 2 2
  • Advetorial
  • Daerah

Bebas dari LPKA, M. Ikbal Dapat Hadiah Laptop dari Bunda Literasi Babel Noni Hidayat untuk Wujudkan Mimpi di Dunia IT

Juli 23, 2026
Tak Ada Lagi Anak Sulit Akses Sekolah, Gubernur Hidayat Arsani Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang sma 5 pkp 1 3
  • Advetorial
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Photo

Tak Ada Lagi Anak Sulit Akses Sekolah, Gubernur Hidayat Arsani Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang

Juli 7, 2026
Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan mn 4
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan

Juni 3, 2026
Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews.com merupakan portal berita digital di bawah naungan PT Bangka Media Digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya dari Kepulauan Bangka Belitung, serta perkembangan nasional dan internasional. Berkomitmen pada jurnalisme yang faktual, berimbang, dan independen. BangkaTVNews.com menghadirkan informasi yang mudah diakses melalui berbagai platform digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com