
BANGKA – bangkatvnews.com – Sebanyak delapan tahanan di Polres Bangka melarikan diri dari dalam sel tahanan. Pihak kepolisian membenarkan kejadian tersebut dan saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang masih buron.
Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra, menjelaskan bahwa dari delapan tahanan yang kabur, satu orang telah menyerahkan diri, sementara satu lainnya berhasil diamankan di wilayah Mentok saat diduga hendak menyeberang keluar Pulau Bangka.
“Benar, ada delapan tahanan yang melarikan diri. Saat ini satu orang sudah menyerahkan diri, dan satu lagi berhasil kami amankan di Mentok saat terindikasi ingin menyeberang,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (8/4) sore.
Dari hasil pengecekan tempat kejadian perkara, petugas menemukan adanya satu batang teralis sel yang telah digergaji, yang diduga menjadi jalur pelarian para tahanan.
Kapolres menambahkan, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya kelalaian petugas jaga pada malam kejadian. Pemeriksaan internal pun tengah dilakukan oleh Propam Polres maupun Polda.
“Kami masih mendalami adanya dugaan kelalaian anggota piket saat itu, dan saat ini masih dalam pemeriksaan oleh Propam,” jelasnya.
Terkait alat yang digunakan untuk menggergaji teralis, polisi menduga alat tersebut diperoleh dari pihak luar, kemungkinan melalui pengunjung atau pembesuk tahanan. Namun, hal ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Saat ini, tim gabungan dari Polres Bangka dan Polda Kepulauan Bangka Belitung terus melakukan pencarian intensif terhadap para tahanan yang masih buron di seluruh wilayah Pulau Bangka dan sekitarnya.
Polisi juga memastikan akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan oknum internal dalam membantu pelarian para tahanan.
