PANGKALPINANG, BTVNEWS.COM – Sebanyak delapan tahanan di sel Mapolres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilaporkan melarikan diri pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Para tahanan diduga kabur dengan cara memotong jeruji besi sel menggunakan gergaji, saat situasi di lingkungan Mapolres masih relatif sepi.
Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, ada 8 tahanan yang melarikan diri dari sel tahanan. Namun dari jumlah tersebut, 2 orang sudah berhasil diamankan,” ujar Agus, Rabu (8/4/2026).
Dua Tahanan Sudah Diamankan
Agus menjelaskan, dua tahanan yang berhasil diamankan masing-masing atas nama Hari Darma dan M. Takfin.
Hari Darma, yang merupakan tahanan kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA), ditangkap di Pelabuhan Mentok, Bangka Barat saat hendak menyeberang ke Sumatera Selatan.
Sementara itu, M. Takfin, tahanan kasus narkotika, diketahui menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
“Satu ditangkap di Mentok saat akan menyeberang, dan satu lagi menyerahkan diri,” jelasnya.
Kabur Saat Situasi Sepi
Menurut Agus, aksi pelarian terjadi saat kondisi Mapolres Bangka masih sepi, sehingga para tahanan leluasa menjalankan aksinya.
Petugas jaga baru mengetahui kejadian tersebut pada pagi hari saat melakukan pengecekan rutin.
“Saat kejadian suasana masih sepi dan petugas baru mengetahui para tahanan kabur pada pagi harinya,” katanya.
6 Tahanan Masih Diburu
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap enam tahanan lainnya yang belum tertangkap.
Mereka masing-masing adalah:
- Rosi Aprianto (kasus narkoba)
- Anugrah (kasus PPA)
- Andi Darmawan (kasus narkoba)
- Supriyadi (kasus narkoba)
- Yogi Triliando (kasus narkoba)
- Weli (kasus pencurian)
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui keberadaan para tahanan yang masih buron tersebut.
