Skip to content
Mei 29, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Photo
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Dampak Perang Timur Tengah, Harga Plastik Melonjak hingga 70 Persen
  • Ekonomi Bisnis
  • Peristiwa
  • Politik

Dampak Perang Timur Tengah, Harga Plastik Melonjak hingga 70 Persen

bangkatvnews April 1, 2026 2 minutes read
file_00000000d970720b8418846a7c6095e1

PANGKALPINANG, BTVNews.COM – Konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai berdampak luas ke sektor industri global. Salah satu yang paling terdampak adalah industri plastik, di mana harga bahan baku dan produk turunannya dilaporkan melonjak drastis, bahkan mencapai hingga 70 persen di sejumlah pasar.

Lonjakan ini dipicu terganggunya jalur distribusi energi dan petrokimia global, terutama di Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Ketegangan di kawasan tersebut membuat pasokan minyak dan gas terganggu, sehingga berdampak langsung pada industri plastik yang sangat bergantung pada bahan bakar fosil.

Sebagai informasi, lebih dari 99 persen plastik dunia diproduksi dari bahan berbasis minyak dan gas seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP). Ketika harga energi melonjak lebih dari 40 persen sejak konflik memanas, biaya produksi plastik pun ikut terdongkrak secara signifikan.

BACA JUGA:  Sering Pakai Fast Charging, Baterai HP Cepat Rusak? Ini Fakta yang Jarang Diketahui

Bahkan, laporan pasar menunjukkan harga resin plastik mengalami kenaikan dua digit dalam waktu kurang dari satu bulan, dengan beberapa jenis mencatat lonjakan tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh industri, tetapi juga mulai menjalar ke konsumen. Produk sehari-hari seperti kemasan makanan, botol minuman, hingga kantong plastik diperkirakan akan mengalami kenaikan harga dalam beberapa pekan ke depan.

“Plastik sangat sensitif terhadap harga energi, sehingga ketika biaya bahan baku naik, seluruh rantai pasok ikut terdampak,” ujar Patrick Penfield, Profesor Manajemen Rantai Pasok di Syracuse University.

Sementara itu, ekonom dari NYU Stern School of Business, Joseph Foudy, menilai masyarakat kemungkinan besar akan merasakan dampaknya tanpa menyadari penyebab utamanya.

BACA JUGA:  Jusuf Kalla Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Tuduhan Bohir Kasus Ijazah Jokowi

“Konsumen sering hanya melihat harga naik, tanpa tahu faktor global di baliknya,” katanya.

Di Indonesia, pelaku industri juga mulai merasakan tekanan. Asosiasi industri plastik menyebut gangguan pasokan bahan baku seperti nafta dan minyak dari Timur Tengah menjadi faktor utama kenaikan harga.

Sekretaris Jenderal INAPLAS, Fajar Budiono, menjelaskan bahwa masalah utama bukan sekadar kenaikan harga, melainkan terganggunya suplai dari hulu.

“Pasokan bahan baku dari Selat Hormuz terhambat, ini yang menyebabkan tekanan harga,” ujarnya.

Kondisi ini berpotensi memicu efek domino terhadap inflasi global, terutama pada sektor makanan dan barang konsumsi yang menggunakan kemasan plastik. Para analis memperkirakan dampaknya bisa berlangsung hingga satu hingga dua tahun, bahkan jika konflik mereda dalam waktu dekat.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Polemik Tambang Ilegal, Kades Jada Bahrin Ajukan Pengunduran Diri
Next: Heboh! Jepang Klaim Bisa Ubah Udara dan Air Jadi Bahan Bakar, Ini Fakta Sebenarnya

BERITA TERKAIT

ll
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Photo

Kuliner Tradisional Bangka Ini Cocok Jadi Olahan Daging Kurban Idul Adha

bangkatvnews Mei 27, 2026
WhatsApp Image 2026-05-27 at 11.14.54
  • Daerah
  • Peristiwa

Dari Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, Jamaah Al Muhajirin Arung Dalam Diajak Perkuat Iman dan Keikhlasan

bangkatvnews Mei 27, 2026
pp
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Video

Pemkab Bangka Barat Terima 114 Hewan Kurban, Terbanyak Selama 23 Tahun

bangkatvnews Mei 26, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 1
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026
Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 % nn 2
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Masih Terkendali, Inflasi Bangka Belitung di April 2026 sebesar 0,39 %

Mei 6, 2026
BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026 arief 3
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BI Babel Perketat Seleksi UMKM di BEKISAH 2026

April 6, 2026
BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah 4
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

BEKISAH 2026, BI Babel Gencarkan Kampanye Ekonomi Syariah

April 6, 2026
Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Terendah Kedua Nasional BANGKA TV.00_00_01_15.Still055 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Bangka Belitung Maret 2026 Terkendali, Terendah Kedua Nasional

April 2, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews adalah portal berita digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya seputar berbagai peristiwa di wilayah Kepulauan Bangka Belitung serta perkembangan nasional dan internasional. BangkaTVNews.com berkomitmen menghadirkan berita yang faktual, berimbang, dan mudah diakses oleh masyarakat melalui berbagai kanal digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com