BANGKA TENGAH — bangkatvnews.com – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menerima bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada perayaan Iduladha 2026.
Di Kabupaten Bangka Tengah, salah satu sapi kurban presiden yang menjadi perhatian adalah sapi jenis limosin dengan bobot hampir satu ton milik peternak lokal, H. Samud.
Sapi limosin berusia tiga tahun tersebut memiliki bobot awal 838 kilogram dan kini mencapai sekitar 900 kilogram setelah dirawat secara intensif selama lebih dari satu tahun.
Peternak sapi, H. Samud, mengaku bersyukur karena kembali dipercaya menyediakan hewan kurban presiden untuk masyarakat Bangka Tengah.
“Alhamdulillah, sapi ini dirawat lebih dari satu tahun. Bobot awalnya 838 kilogram dan sekarang sudah hampir 900 kilogram,” ujar H. Samud.
Ia mengatakan sapi tersebut dipelihara secara khusus dengan pemberian pakan rutin dan perawatan intensif agar memenuhi kriteria hewan kurban presiden.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah, Sukandar, mengatakan pihaknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak, termasuk vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK setiap enam bulan sekali.
“Kami melakukan pemeriksaan rutin setiap hari dan vaksin PMK dilaksanakan enam bulan sekali untuk memastikan kondisi sapi tetap sehat,” kata Sukandar.
Menurut Sukandar, tahun ini terdapat dua peternak di Bangka Tengah yang sapinya terpilih menjadi bantuan kurban presiden.
Ia menjelaskan sapi limosin milik H. Samud dibeli dengan harga sekitar Rp102 juta setelah melalui proses negosiasi dari harga awal Rp105 juta.
“Sapi ini nantinya dikirim ke Dusun C2 Desa Lubuk Pabrik karena wilayah tersebut dinilai masih membutuhkan bantuan hewan kurban,” jelasnya.
Pemerintah berharap bantuan sapi kurban dari Presiden RI dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menambah semangat perayaan Hari Raya Iduladha, khususnya di wilayah yang jumlah hewan kurbannya masih terbatas.
