
PANGKALPINANG – bangkatvnews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama sejumlah instansi terkait untuk membahas pengendalian banjir Sungai Mayang di kawasan SMA Unggul Garuda, Kabupaten Belitung Timur, Senin (30/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Vidcon Kantor Gubernur Babel ini menjadi langkah percepatan penanganan banjir yang berpotensi mengganggu pembangunan kawasan pendidikan tersebut.
Mewakili Gubernur Babel, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Fery Afriyanto, menegaskan bahwa Pemprov siap membantu dan bersinergi dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kami akan memproses secepatnya. Mungkin nanti dari pihak sekolah atau pelaksana pekerjaan dapat menyampaikan permohonan persetujuan, dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas sejumlah hal penting, mulai dari kebutuhan anggaran, persetujuan revisi anggaran, hingga perencanaan konstruksi pengendalian banjir melalui Detail Engineering Design (DED).
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur telah menyelesaikan dokumen DED tersebut dengan pendampingan Balai Wilayah Sungai (BWS) Babel, sehingga proyek pengendalian banjir kini memasuki tahap lanjutan.
Selain itu, proses lelang pekerjaan konstruksi juga masih berjalan sebagai bagian dari tahapan pembangunan fisik di lapangan.
Fery menambahkan, Pemprov Babel siap mendukung seluruh kebutuhan administratif yang diperlukan, termasuk jika dibutuhkan pengalihan alur sungai sebagai bagian dari solusi pengendalian banjir.
“Apapun yang diperlukan dalam proses administrasi, termasuk pengalihan alur sungai, kami siap membantu,” tambahnya.
Diketahui, pembangunan SMA Unggul Garuda yang diluncurkan pada Oktober 2025 saat ini masih dalam tahap percepatan. Pemerintah menargetkan pembangunan sekolah tersebut dapat rampung pada tahun ini, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan optimal tanpa terganggu persoalan banjir.
