BANGKA TENGAH – bangkatvnews – Lima hari menjelang Hari Raya Idul Adha, penjualan kambing kurban di Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami peningkatan signifikan. Tingginya minat masyarakat untuk berkurban membuat para pedagang menambah pasokan hewan kurban dari luar daerah, salah satunya dari Provinsi Lampung.
Sejumlah lapak penjualan kambing di kawasan Koba terlihat ramai didatangi pembeli. Beragam jenis kambing seperti Jawa Randu, PE atau Peranakan Etawa, kambing kacang hingga jenis crossboer ditawarkan dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp6 juta per ekor tergantung ukuran dan kondisi hewan.
Salah seorang pedagang kambing di Koba, Santo, mengaku telah dua kali mendatangkan kambing dari Lampung untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat menjelang Idul Adha tahun ini.
“Sekarang kami menyiapkan lebih dari 40 ekor kambing dan sekitar 30 ekor sudah terjual. Tidak ada penurunan dibanding tahun lalu, malah antusias masyarakat masih tinggi untuk mencari hewan kurban,” ujar Santo.
Ia mengatakan, tingginya permintaan biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idul Adha. Karena itu, dirinya menambah stok kambing dari luar daerah agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami datangkan kambing dari Lampung karena permintaan terus meningkat. Biasanya semakin dekat hari raya, pembeli makin ramai,” tambahnya.
Selain pembeli perorangan, banyak kambing kurban yang dibeli oleh pengurus masjid, musala hingga kelompok masyarakat yang akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara bersama-sama.
Menurut Santo, harga kambing kurban tahun ini masih relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ia berharap penjualan hewan kurban terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Idul Adha.
“Harapannya ke depan hasil penjualan terus meningkat dan masyarakat tetap antusias berkurban,” katanya.
Para pedagang memperkirakan permintaan kambing kurban di Bangka Tengah masih akan terus meningkat hingga H-1 Idul Adha, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban.
