BANGKA TENGAH – bangkatvnews.com – Kesuksesan pelaksanaan Koba Food Festival Vol 2, yang digelar di Alun-alun Kota Koba pada 3-7 Juni 2026, tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial melalui pemberian santunan kepada 20 anak yatim piatu di Kelurahan Koba.
Sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan festival kuliner tersebut, komunitas Koba Kreatif bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu.
Ketua Pelaksana Koba Food Festival Vol 2, Cik Kase mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.
“Koba Food Festival bukan hanya untuk meningkatkan UMKM yang ada di Kota Koba dan memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga berbagi kepada masyarakat, khususnya anak yatim piatu yang ada di Kota Koba,” ungkap Cik Kase.
Menurutnya, semangat berbagi menjadi bagian penting dari pelaksanaan festival yang telah berlangsung selama lima hari tersebut. Selain menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal, kegiatan itu juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Salah seorang penerima santunan, Visa mengaku, senang dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan, bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah menjelang tahun ajaran baru mendatang.
“Saya senang menerima bantuan ini. Uangnya bisa digunakan untuk tambahan membeli keperluan sekolah saat masuk tahun ajaran baru,” ujarnya.
Koba Food Festival Vol 2 sendiri menjadi salah satu agenda yang cukup mendapat perhatian masyarakat. Selain menghadirkan berbagai produk kuliner dan UMKM lokal, kegiatan tersebut juga diisi dengan hiburan dan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat.
Dengan adanya santunan kepada 20 anak yatim piatu tersebut, penyelenggaraan Koba Food Festival Vol 2 tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan bantuan menjelang tahun ajaran baru.
