Skip to content
Juli 30, 2026
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Bangka TV News

Bangka TV News

Dari Babel Untuk Indonesia

banner-promo-full-blue-revised
Primary Menu
  • Home
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis
  • Hukum Kriminal
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Tekno
  • Video
Watch Video
  • Home
  • Daerah
  • Tambang Timah di Laut Sampur Memakan Korban Jiwa, Seorang Pekerja Tewas Dihantam Besi Rajuk
  • Daerah
  • Hukum
  • Hukum Kriminal

Tambang Timah di Laut Sampur Memakan Korban Jiwa, Seorang Pekerja Tewas Dihantam Besi Rajuk

bangkatvnews Juli 22, 2026 4 minutes read
IMG-20260721-WA0169

BANGKA TENGAH, BANGKATVNEWS.COM – Nasib tragis menimpa seorang penambang pasir timah. Kali ini peristiwa nahas tersebut terjadi si Laut Sampur, Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Di antara deru mesin Ponton Isap Produksi (PIP), dentuman besi, dan hiruk-pikuk aktivitas penambangan, seorang pekerja bernama Arif (35) meninggal dunia setelah kepalanya diduga terkena hantaman besi rajuk saat bekerja, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Di hamparan laut yang selama ini dikenal sebagai penghasil timah, maut datang tanpa peringatan. Besi yang semestinya menjadi bagian dari proses produksi justru berubah menjadi penyebab hilangnya nyawa seorang pekerja.

Dalam hitungan detik, seorang suami, ayah, dan anak kehilangan kesempatan untuk kembali berkumpul bersama keluarganya.

Peristiwa ini tidak semestinya hanya menjadi angka dalam statistik kecelakaan kerja. Tragedi yang menimpa Arif menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pertambangan, terutama di lingkungan kerja berisiko tinggi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Arif merupakan pekerja di PIP 07 milik CV SJA.

BACA JUGA:  Ekskavator Masuk Hutan Lindung Toboali, Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Saat itu, ia sedang melakukan proses pengangkatan rajuk. Pada waktu yang hampir bersamaan, proses serupa juga dilakukan dari ponton lain milik CV GLA.

Dalam proses tersebut, besi rajuk diduga bergerak tidak terkendali hingga menghantam bagian belakang kepala korban.

“Diduga besi rajuk yang diangkat dari ponton sebelah bergerak lalu menghantam kepala korban,” ujar seorang saksi mata, Rendi, kepada petugas.

Korban langsung terjatuh. Rekan-rekannya berupaya memberikan pertolongan dengan mengevakuasi Arif ke daratan sebelum membawanya ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Depati Hamzah, dr. Hans, menyatakan korban mengalami pecah tengkorak pada bagian belakang kepala yang mengakibatkan pendarahan hebat.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan berbagai keterangan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Di balik proses penyelidikan itu, muncul pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar bagaimana kecelakaan itu terjadi.

BACA JUGA:  Kurir Sabu-Sabu 1 Kilogram Ditangkap Saat Naik Mobil Travel di Bangka Barat

Aktivitas pertambangan laut merupakan pekerjaan dengan tingkat risiko yang sangat tinggi. Para pekerja setiap hari berhadapan dengan alat berat, besi, crane, kabel, gelombang laut, serta berbagai potensi bahaya lainnya.

Dalam kondisi seperti itu, penerapan standar keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan perlindungan nyata terhadap setiap pekerja.

Laut Sampur berada di kawasan DU-1556, salah satu wilayah IUP laut PT Timah Tbk yang dikenal sebagai area strategis kegiatan pertambangan. Kawasan tersebut juga memiliki tingkat aktivitas operasional yang tinggi sehingga membutuhkan pengawasan, koordinasi, serta penerapan sistem keselamatan kerja yang ketat.

Seorang praktisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang enggan disebutkan namanya menilai, setiap kecelakaan fatal harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap sistem keselamatan yang diterapkan.

“Setiap kecelakaan di sektor pertambangan harus menjadi pelajaran. Investigasi tidak boleh berhenti pada penyebab teknis semata, tetapi juga harus mengevaluasi prosedur kerja, sistem pengawasan, kompetensi pekerja, hingga budaya keselamatan yang diterapkan di lapangan,” ujarnya.

BACA JUGA:  153 Lansia Bangka Tengah Diwisuda Al-Qur’an

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap ton timah yang berhasil diangkat dari dasar laut, terdapat para pekerja yang mempertaruhkan keselamatan bahkan nyawa mereka. Produksi dapat dihitung dalam angka, keuntungan dapat dicatat dalam laporan keuangan, tetapi satu nyawa yang hilang tidak akan pernah dapat digantikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang menyimpulkan adanya pelanggaran standar K3 maupun menetapkan pihak yang bertanggung jawab secara hukum atas peristiwa tersebut.

Media ini juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari PT Timah Tbk, pengelola ponton, serta instansi terkait mengenai penerapan sistem keselamatan kerja dan langkah evaluasi pascakecelakaan.

Pada akhirnya, penyelidikan atas tragedi ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang harus disalahkan. Lebih dari itu, penyelidikan diharapkan menjadi jalan untuk memperbaiki sistem keselamatan kerja sehingga tidak ada lagi keluarga pekerja tambang yang harus menerima kabar duka ketika orang yang mereka cintai berangkat bekerja hanya untuk mencari nafkah.

Bagikan Ke :

Post navigation

Previous: Korban Penipuan ASN Pemkab Basel Kecewa Laporannya “Digantung” Polisi
Next: Kurir Sabu 86,71 Gram di Pangkalpinang Ditangkap, Diduga Akan Diedarkan ke Belinyu

BERITA TERKAIT

ok
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • Peristiwa
  • Video

Polisi Ciduk Pria Pembawa 120 Butir Ekstasi di Bangka Selatan

bangkatvnews Juli 30, 2026
IMG-20260730-WA0020
  • Daerah

Cetak Generasi Muda Berjiwa Kemanusiaan, PMI Bangka Bekali Guru Pembina PMR Lewat Orientasi Kepalangmerahan

bangkatvnews Juli 30, 2026
z
  • Hukum Kriminal

Dari Gudang ke Pelabuhan, Jejak 15 Ton Timah Diduga Ilegal Mengarah ke Rantai Distribusi yang Lebih Besar

bangkatvnews Juli 30, 2026

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok

EDITOR CHOICE

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus hari anak 1
  • Advetorial
  • Daerah

Hari Anak Nasional 2026, Bunda PAUD Babel Noni Hidayat Arsani Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Juli 24, 2026
Bebas dari LPKA, M. Ikbal Dapat Hadiah Laptop dari Bunda Literasi Babel Noni Hidayat untuk Wujudkan Mimpi di Dunia IT hari anak 2 2
  • Advetorial
  • Daerah

Bebas dari LPKA, M. Ikbal Dapat Hadiah Laptop dari Bunda Literasi Babel Noni Hidayat untuk Wujudkan Mimpi di Dunia IT

Juli 23, 2026
Tak Ada Lagi Anak Sulit Akses Sekolah, Gubernur Hidayat Arsani Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang sma 5 pkp 1 3
  • Advetorial
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Photo

Tak Ada Lagi Anak Sulit Akses Sekolah, Gubernur Hidayat Arsani Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang

Juli 7, 2026
Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan mn 4
  • Advetorial
  • Daerah
  • Ekonomi Bisnis

Inflasi Babel Terkendali di Tengah Kenaikan Tarif Transportasi dan Harga Pangan

Juni 3, 2026
Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53% BANGKA TV.00_00_02_13.Still063 5
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis

Ekonomi Bangka Belitung Triwulan I 2026 Tumbuh Sebesar 4,53%

Mei 6, 2026

TENTANG KAMI

BangkaTVNews.com merupakan portal berita digital di bawah naungan PT Bangka Media Digital yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya dari Kepulauan Bangka Belitung, serta perkembangan nasional dan internasional. Berkomitmen pada jurnalisme yang faktual, berimbang, dan independen. BangkaTVNews.com menghadirkan informasi yang mudah diakses melalui berbagai platform digital.

Connect with Us

  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kerja Sama
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Youtube
  • Facebook
  • Instagram
  • Tiktok
Copyright © All rights reserved. | BangkaTVNews.com